Integritas Akan Laporkan 12 SMP di Padang ke Ombudsman

Integritas Akan Laporkan 12 SMP di Padang ke Ombudsman Koordinator Lembaga Anti Korupsi Integritas, Arief Paderi memperlihatkan surat yang akan diajukan ke Ombusmand besok (Foto: Taufiq)

PADANG - Lembaga Anti Korupsi Integritas akan melaporkan sebanyak 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Padang terkait transparasi dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Koordinator Integritas, Arief Paderi menyebutkan hasil penelitian Integritas, 12 SMP yang akan dilaporkan tersebut tidak transparan dalam pengelolaan dana BOS tersebut. "Tidak ada satupun dari 12 sekolah tersebut yang memiliki media infomasi dalam pengelolaan dana BOS ataupun BOSDA," ujarnya.

Menurut Arief, Integritas sudah mencoba untuk meminta transparansi penggunaan dana BOS ke beberapa sekolah tersebut. "Integritas sudah mengajukan surat 10 Ferbuari lalu, hingga sekarang belum ada balasan. Kami malah diminta melampirkan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan, padahal itu adalah informasi publik," ujarnya.

Dia menambahkan, besok laporan tersebut akan langsung diajukan. "Kita akan mengajukan laporan itu besok ke Ombusdman. Kita juga akan audiensi dengan Walikota untuk menindaklanjuti hal ini," jelasnya.

Saat ini Integritas sedang fokus dalam pengelolan dana BOS dan BOSDA. Sebab, dalam data awal Integritas, satu sekolah mengelola sekitar Rp700 juta dana BOS, katanya.

12 SMPN yang akan dilaporkan Integritas, yaitu SMP N 1, SMP N 2, SMP N 3, SMP N 4 , SMP N 5, SMP N 7, SMP N 8, SMP N 10, SMP N 12, SMP N 25, SMP N 30, SMP N 31.

"12 sekolah ini bisa dikatakan sekolah unggulan, tapi tidak memiliki layanan informasi yang baik," katanya.

(Taufiq)

BACA JUGA