Pembangunan Trans Mentawai Selesai Akhir 2017

Pembangunan Trans Mentawai Selesai Akhir 2017 Kondisi trans Mentawai yang ada di Dusun Kinumbu, Desa Bulasat, Kecamatan Pagai Selatan (Foto: Zulfikar)

MENTAWAI - Pembangunan trans Mentawai yang menghubungkan jalan dari kecamatan ke kecamatan lainnya dalam satu pulau akan selesai pembangunannya pada akhir 2017 mendatang. Hal ini dikatakan Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Mentawai, Naslindo Sirait beberapa waktu lalu.

"Pembangunannya akan selesai akhir 2017 mendatang, maka kita fokus dalam pembambangunan ini. Kita tidak akan tergiur untuk membangun jalan lainnya kalau tidak dalam konsep jalur trans Mentawai, nantinya setelah itu kita akan membuat jalan di ruas-ruas jalan trans," katanya.

Lebihlanjut dikatakan Naslindo, pembangunan trans Mentawai sudah dimulai pembangunannya 2012 lalu berdasarkan salah satu program utama Bupati Mentawai yang dinamakan 12 kristalisasi program, salah satu diantaranya pembangunan trans Mentawai.

"Masyarakat akan termudahkan aksesnya dari satu kecamatan ke kecamatan di dalam satu pulau, tidak lagi menggunakan jalur sungai atau laut yang membutuhkan biaya besar. Untuk menghubungkan satu pulau dengan pulau lain baru menggunakan kapal penyeberangan," katanya.

Dalam melaksanakan pembangunan trans Mentawai,Pemerintah Mentawai menggunakan anggaran dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dan juga APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). "Kita akan lihat apakah itu jalan kabupaten, atau jalan provinsi. Kalau itu jalan kabupaten maka kita gunakan APBD, namun kalau provinsi maka kita akan minta pusat," katanya.

Pembangunan jalan trans di Pulau Siberut yang akan menghubungkan lima kecamatan, yaitu Siberut Barat Daya, Siberut Selatan, Siberut Tengah, Siberut Utara dan Siberut Barat totalnya 170 km. di Pulau Sipora yang akan akan menghubungkan dua kecamatan, yaitu Sipora Utara dan Sipora Selatan total badan jalan yang akan dibangun 105 km. Sementara untuk di Pulau Pagai Utara total jalan trans Mentawai yang akan dibangun 110 km, akan menghubungkan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Pagai Utara dan Kecamatan Sikakap. Dan untuk Pulau Pagai Selatan total jalan trans Mentawai yang akan dibangun 85 km yang akan menghubungkan selurh wilayah yang ada di Kecamatan Pagai Selatan. Hingga akhir 2015, total badan jalan yang sudah selesai dan sedang dalam pembukaan 162 km.

Untuk pembangunan jalan trans Mentawai 2016, Pemda menganggarkan dana Rp180 miliar yang bersumber dari APBN Rp100 miliar dan APBD Rp80 miliar.

Kegiatan pembangunan jalan dan jembatan yang dilakukan tahun ini yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yaitu peningkatan jalan Tuapeijat-Transmigrasi Rp22,5 miliar, pembangunan jalan Mabukku-Taileleu Rp8 miliar, pembangunan jalan Mabukku-Rogdok Rp8 miliar, pembangunan jalan Mongan Poula-Sotboyak Rp8 miliar, pembangunan jalan Rogdok-Matotonan Rp9 miliar, pembangunan jalan Sirilanggai-Monganpoula-Sikabaluan Rp9,2 miliar, pembangunan jalan Maileppet-Saliguma Rp6,8 miliar, pembangunan jalan Sibaybay-Mabolak Rp8,6 miliar, peningkatan jalan Sikakap-Taikako Rp5,8 miliar, pembangunan jalan Sagitci-Beriulou Rp5 miliar, pembangunan jalan Silakoinan-Betumonga Rp1,5 miliar, pembangunan jalan pusat kota kecamatan, Bosua-Saumanganyak-SMA Rp2,2 miliar.

"Pembangunan yang dilakukan di lapangan menjadi pengawasan kita bersama, baik pihak pemerintah, DPRD maupun masyarakat, karena jika pembangunan tersebut berjalan dengan baik dan tepat maka kita akan fokus pada pembangunan lainnya," kata Bruno Guimek Sagalak, anggota Komisi B DPRD Mentawai yang membidangi pembangunan.

(Bambang)

BACA JUGA