Anggaran Trans Mentawai Tahun Ini Rp180 Miliar

Anggaran Trans Mentawai Tahun Ini Rp180 Miliar Peta Trans Mentawai di Siberut

TUAPEIJAT--Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan, tahun ini pemerintah menganggarkan dana pembangunan jalan trans Mentawai sebanyak Rp180 miliar, yang terbagi ke dalam dua asal anggaran, Rp100 miliar dari APBN dan Rp80 miliar dari APBD Mentawai.

"Sampai saat ini sudah siap sebanyak 45 persen atau 162 kilometer baik itu yang sudah selesai maupun yang sedang dibuka, total seluruh jalan itu ada 360 kilometer yang akan dibangun," katanya.

Sementara DPRD Mentawai, khususnya Komisi B yang membidangi pembangunan akan mengawal proses pembangunan yang dilakukan di wilayah Mentawai, baik yang anggarannya berasal dari APBD Mentawai murni maupun anggaran yang berasal dari pemerintah pusat.

"Kita akan kawal di lapangan. Apalagi tahun ini sebagai tahun terakhir pemerintahan bupati sekarang dengan anggaran APBD yang mencapai Rp1,07 triliun," kata Ketua Komisi B, Jakop Saguruk kepada Puailiggoubat, Kamis, 18 Februari lalu.

Pengawasan tersebut akan dilakukan oleh dua tim, yaitu khusus pengawasan pembangunan yang anggarannya satu tahun dan tim yang melakukan pengawasan pembangunan yang anggarannya multi years.

"Ini untuk memudahkan kita dalam pengawasan di lapangan. Namun koordinasinya tetap dalam komisi pembangunan," kata politisi partai Golkar dari dapil I Mentawai (Siberut Utara dan Siberut Barat).

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, dikatakan Jakop ada beberapa pembangunan yang tidak selesai dilaksanakan satu hingga dua tahun namun biaya operasional SKPD atau panitia pembangunan terealisasi 100 persen.

"Mestinya sejalan dengan kegiatan yang dilakukan. Kalau bobot pembangunannya 30 persen, maka anggaran operasional dalam melakukan pengawasan harus 30 persen juga. Kita pastikan ini tidak terjadi lagi," katanya.

Terkait dengan kegiatan yang banyak tidak terselesaikan khususnya di bidang pembangunan, akan menjadi catatan tersendiri di DPRD Mentawai. "Kita akan rekomendasikan pada Bupati untuk melakukan evaluasi di SKPD tersebut, termasuk panitia pembangunannya," katanya.

Sementara Ketua DPRD Mentawai Yosep Sarogdok mengatakan, meningkatnya APBD Mentawai hingga Rp1 triliun lebih tidak lepas dari kunjungan presiden RI, Joko Widodo ke Mentawai pada tahun lalu.

"Dalam kesempatan itu Bupati dan DPRD sampaikan pada Presiden kondisi pembangunan dan rencana pembangunan yang akan dilakukan. Dan Mentawai membutuhkan anggaran besar dalam mempercepat pembangunan. Dan ini mendapat respon langsung dari presiden dengan mengarahkan kementerian mengucurkan program dan anggaran yang dibutuhkan di Mentawai," katanya.

Dikatakan Yosep, dengan pemberian anggaran yang cukup besar tentunya harus memberikan hasil yang baik. "Presiden akan kembali berkunjung ke Mentawai melihat hasil pembangunan dari anggaran yang diberikan, tentunya kita tidak ingin memberikan kesan yang tidak baik terhadap presiden," katanya.

Salah satu langkah yang dilakukan DPRD yaitu melakukan monitoring secara langsung dan berkesinambungan terhadap daerah dan lokasi pembangunan yang akan dilaksanakan. "Kita akan banyak turun ke lapangan dan melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang akan dilaksanakan," kata politisi PDI Perjuangan ini.

Kegiatan pembangunan jalan dan jembatan yang akan dilakukan tahun ini yang alokasi anggaran bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) diantaranya peningkatan jalan Tuapeijat-Transmigrasi sepanjang 10 KM dengan anggaran Rp22,5 miliar. Pembangunan jalan Mabukku-Taileleu di Kecamatan Siberut Barat Daya Rp8 miliar, pembangunan jalan Mabukku-Rogdok Rp8 miliar, pembangunan jalan Monganpoula-Sotboyak Kecamatan Siberut Utara Rp8 miliar, pembangunan jalan Rogdok-Matotonan Rp9 miliar, pembangunan jalan Sirilanggai-Monganpoula-Sikabaluan Rp9,2 miliar, pembangunan jalan Maileppet-Saliguma Rp6,8 miliar, pembangunan jalan Sibaybay-Mabolak Rp8,6 miliar, peningkatan jalan Sikakap-Taikako Rp5,8 miliar, pembangunan jalan Sagitci-Beriulou Rp5 miliar, pembangunan jalan Silakoinan-Betumonga Rp1,5 miliar, pembangunan jalan pusat kota kecamatan, Bosua-Saumanyak-SMA Rp2,2 miliar.

"Pembangunan jalan dan jembatan ini merupakan pembangunan trans Mentawai yang menjadi salah satu program andalan Pemda yang disebut dalam 12 kristalisasi program," kata Yosep.

Bambang/Rus

BACA JUGA