Pelatihan Manajemen Posko dan Dumlap Latih Kesiapsiagaan KSB

Pelatihan Manajemen Posko dan Dumlap Latih Kesiapsiagaan KSB Pelatihan manajemen posko dan dapur umum lapangan di Desa Sioban, Kamis (22/12/2022). (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pelatihan di Desa Sioban menutup rangkaian pelatihan manajemen posko dan dapur umum lapangan (Dumlap) program Desa Tangguh Bencana (Destana) Yayasan Citra Mandiri Mentawai  di Sipora Selatan, Kamis (22/12/2022). Pelatihan ini merupakan simulasi atas beberapa kajian-kajian yang telah dilakukan di masyarakat terkait mekanisme penanggulangan bencana.

Desa Nemnem leleu dan Sioban termasuk daerah yang berada dekat dengan pesisir pantai yang sangat berpotensi pada ancaman bencana gempa dan tsunami.  Pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan kelompok siaga bencana (KSB) di daerah sehingga masyarakat memiliki ketangguhan menghadapi bencana.

“Apa yang kita kerjakan hari ini dengan membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana adalah untuk kita ke depan,” ujar Sandang Paruhum, Program Manager Destana YCMM Mentawai.

Kata Sandang, program membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana akan dilaksanakan di beberapa desa lain di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dianggap sangat berpotensi gempa dan tsunami.

Pelatihan manajemen posko kepada dua desa dampingan dijelaskan Sandang memaksimalkan peran-peran KSB dan desa sabagai komando terhadap upaya pengurangan risiko bencana. “Mulai dari peristiwa terjadi, kemudian evakuasi masyarakat ke pengungsian tentu apa yang dibutuhkan masyarakat di pengungsian perlu adanya manajemen dapur umum sehingga melayani masyarakat di pengungsian,” ujar Sandang.

Sandang berharap pelatihan manajemen posko berjalan sebaik mungkin karena melalui pelatihan itu dapat terlihat sejauh mana kesiapan KSB dalam mengambil peran dan melakukan apa ketika terjadi bencana.

BACA JUGA