Empat Fasilitas Puskesmas Sikabaluan Retak Akibat Gempa 6,1 

Empat Fasilitas Puskesmas Sikabaluan Retak Akibat Gempa 61  Staf puskesmas Sikabaluan menunjukkan salah satu dinding yang retak akibat gempa (Foto: Bambang Sagurung/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Empat fasilitas bangunan di Puskesmas Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara mengalami keretakan saat kejadian gempa Minggu (11/9/2022) yang berkekuatan 6,1 SR pada pukul 06.10 WIB kedalaman 10 kilometer pada lintang 1.18 LS, bujur 98.53 BT di 147 KM Kabupaten Mentawai.

Fasiltas yang retak pada bagian dinding, lantai dan atap di antaranya ruang Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), ruang anak, rawatan dewasa untuk perempuan dan rawatan dewasa untuk laki-laki. "Yang rusak semuanya itu ruang perawatan,” kata Kristiani, Kepala Puskesmas Sikabaluan pada Mentawaikita.com, Senin (12/9/2022).

Lebihkanjut dikatakan kepala puskesmas Sikabaluan, semua kerusakan yang terjadi di Puskesmas Sikabaluan sudah dilaporkan pada Kepala Dinas Kesehatan Mentawai setelah melakukan pengecekan kondisi bangunan. "Kerusakan ini sudah kita laporkan,” katanya.

Melihat pada kerusakan dan keretakan yang ada, dikatakan Kristiani rawan terhadap petugas kesehatan dan pasien yang akan dirawat inap karena pada bagian lantai dan dinding pada umumnya sudah retak-retak. "Ini kerena kontur tanah lokasi di Puskesmas yang rawa,” katanya.

Sementara di Kecamatan Siberut Barat berdasarkan rilis Pusdalop Mentawai dari laporan camat Siberut Barat kerusakan yang terjadi diantaranya puskesmas Betaet 1 unit kondisi rusak ringan, labor SMAN 1 Siberut Barat rusak ringan, rumah warga 5 unit rusak berat dan rumah lepas sandi 8 unit rusak ringan, mesjid Al-amin 1 unit rusak berat, gedung TK 1 unit rusak berat, Pustu 1 unit rusak ringan. 


BACA JUGA