Masa Tanggap Darurat Gempa di Mentawai Akan Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gempa di Mentawai Akan Diperpanjang Pj Bupati Mentawai melihat kondisi gempa di Mentawai bersama relawan dan polisi dan TNI setempat. (Foto: Bambang Sagurung/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Masa tanggap darurat gempa bumi di Mentawai akan diperpanjang Pj bupati Mentawai, Martinus D saat dikonfirmasi Mentawaikita.com, Minggu (11/9/2022) disela kegiatan peninjauan warga yang mengungsi dipengungsian Tamairang.

"Akan kita perpanjang karena sampai saat ini warga di Siberut Barat masih ada dipengungsian dan ditambah lagi kondisi gempa yang terjadi sekarang,” katanya.

Berita Terkait:

Pasca Gempa, Mentawai Tanggap Darurat Tiga Minggu

Lebih lanjut dikatakan Pj Bupati, perpanjangan masa tanggap darurat dalam rangka pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi yang terdampak gempa dan warganya masih berada di pengungsian. "Agar kita masih dapat mendistribusikan bantuan kepada masyarakat kita", katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima Pj Bupati Mentawai dari laporan camat Siberut Barat, Jop pada kejadian gempa Minggu (11/9/2022) yang berkekuatan 6,1 SR ternyata menimbulkan korban dimana dua orang korban luka ringan akibat tertimpa kayu bangunan dan beberapa fasilitas umum pemerintah mengalami keretan. "Ada dua orang yang luka ringan warga kita di Betaet dan semua sedang mengungsi dipengungsian", katanya.

Berdasarkan SK tanggap darurat yang dikeluarkan Pj. Bupati Mentawai sebelumnya masa tanggap darurat akan berakhir pada 19 September 2022 setelah diberlakukan selama 21 hari sejak mulai berlaku 30 Agustus 2022. Dengan kondisi kembali berulang rencana akan kembali di perpanjang.


BACA JUGA