Diduga Mengalami Sakit Jiwa, Anak Pukul Bapaknya Hingga Kritis 

Diduga Mengalami Sakit Jiwa Anak Pukul Bapaknya Hingga Kritis  Kapolsek Sikakap sedang melihat korban yang sedang di Puskesmas Sikakap. (foto: supri lindra/mentawaikita.com)

SIKAKAP-Diduga mengalami gangguan jiwa LS (56) tega menganiaya orang tua kandungnya MS (82) warga Dusun Beleraksok, Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan mengunakan potongan kayu sepanjang sekira 50 centimeter.

Akibat perbuatan pelaku korban mengalami luka di bagian kepala belakang dan depan, bahkan sempat muntah darah, lalu dilarikan ke Puskesmas Sikakap, karena luka diderita kepala korban cukup serius akhirnya dirujuk ke RSUD Mentawai di Tuapeijat, Sabtu (10/9).

"Benar telah terjadi peristiwa penganiayaan yang dilakukan LS terhadap orang tua kandungnya MS dengan menggunakan sepotong kayu, akibat penganiayaan tersebut MS mengalami luka serius di kepala bagian belakang dan depan, korban juga sempat muntah darah, kini korban dirujuk ke RSUD Mentawai,” kata Kapolsek Sikakap Iptu Yanuar, Sabtu (10/9/2022)

Kata Yanuar, pelaku LS diduga mengalami penyakit jiwa, sebab kejadian ini bukan yang pertama, menurut keterangan keluarga ini sudah dua kali dilakukan LS dalam tahun ini. “Kejadian itu sebenarnya terjadi pada Jumat (9/9) sekira pukul 20.00 WIB di rumah MS di Dusun Beleraksok, Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan,” ujarnya.

Kejadian berawal ketiga pelaku LS memarahi istrinya, lalu ditegur oleh korban MS selaku orang tua pelaku. LS tidak terima dan merasa tidak senang dan mengambil sepotong kayu yang panjangnya sekitar 50 centimeter, dan kayu tersebut langsung dipukulkan ke kepala korban. “Akibat pukulan tersebut LS mengalami muntah darah dan mengalami luka serius di kepala,” ujarnya.

Akibat ulah LS, polisi langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Beleraksok. Pelaku dan barang bukti langsung diamankan di Polsek Sikakap, karena pelaku LS di duga mengalami penyakit jiwa, kemungkinan LS akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Padang untuk di uji kejiwaannya. 

“Kalau memang LS mengalami sakit jiwa, maka akan di rawat di RSJ Padang sampai sembuh, kalau tidak mengalami sakit jiwa LS akan mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” katanya.


BACA JUGA