BBM Langka, Warga Siberut Membludak di SPBU 

BBM Langka Warga Siberut Membludak di SPBU  Antrean masyarakat di SPBU mengisi BBM yang 'raib' sejak minggu lalu. (Foto: Hendrikus/Mentawaikita.com)

MAILEPPET-Ratusan warga Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai membludak untuk mangantre bahan bakar minyak khususnya jenis bensin. Antrean tersebut telah terjadi sejak sore tadi sekira hingga malam ini.

"Saat ini masyarakat sedang antrean minyak, kita ingin informasi dari SPBU yang jelas saja, kalau memang sekarang tidak bisa bongkar kami bubar, kita kasihan dari desa-desa yang jauh menunggu mereka akan tinggal dimana, karena ada juga masyarakat jauh, kalau saya dapat 5 liter aja ngak masalah karena  dekat,"kata salah seorang warga yang antre minyak yang tidak mau sebutkan namanya kepada Mentawaikita.com Minggu,(8/5/2022).

Antrean di SPBU sudah hampir empat jam dan masih proses pembongkaran dari kapal menuju SPBU. Dari pantauan Mentawaikita.com banyak warga membeli minyak dari daerah pelosok dengan jalan kaki, dan masyarakat berbondong bondong membawa jeriken dengan ukuran 30 liter, masyarakat akan takut minyak tidak kebagian sebab banyak orang yang antrean. Setelah lama menunggu pada pukul 17.30 WIB SPBU kembali melayani masyarakat hingga saat ini masih proses pelayanan masyarakat.

Setelah dikonfirmasi kepada pihak direktur SPBU Andre satoko mengakui, memang sekarang masyarakat sedang antrean, ini karena keterlambatan kapal minyak karena cuaca. ''Semoga kedepan kedatangan BBM bisa lebih cepat sebelum akhirnya terjadi kekosongan, biar masyarakat tidak resah dan tidak kesulitan mendapatkan BBM, dan berharap agar semua elemen dapat bersama sama untuk melancarkan distribusi BBM kebutuhan warga termasuk penyaluran ke desa-desa yang tidak ada jalan daratnya,” katanya.

Andre mengakui sebelumnya sempat terkendala pendistribusian, sehingga kapal terlambat berlayar yang mengakibatkan bbm yang masih di atas kapal terbawa saat penyaluran ke Sikabaluan sebanyak 36 ton.


BACA JUGA