Cegah Kasus Pencabulanl, Polsek Sikakap Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Cegah Kasus Pencabulanl Polsek Sikakap Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak Kapolsek Sikakap Iptu Yanuar lagi mengancungkan telapak tangan sebagai lambang stop kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Masih maraknya terjadi kasus pelecahan seksual (cabul) terhadap anak di bawah umur, di wilayah hukum Polsek Sikakap, Kapolsek Sikakap Iptu Yanuar minta orang tua agar mengawasi pergaulan anak, sebab pelaku cabul pada umumnya orang terdekat, hal ini disampaikan di acara Sosialisasi Kekerasan Seksual terhadap anak di bawah umur di SDN 26 Taikako, Senin (11/4/2022)

Lanjut Yanuar, dari Januari sampai sekarang sudah dua kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di wilayah hukum Polsek Sikakap, pelakunya orang terdekat, yakni pacar, orang tua, paman, bahkan tetangga sebelah rumah.

“Dalam mencapai keinginannya predator seksual anak di bawah umur, selain bujuk rayu, Predator seksual anak di bawah umur juga memberikan iming-iming uang. Seperti yang terjadi baru-baru ini kasus pelecehan seksual yang terjadi di Desa Taikako, pelakunya tetangga korban, pelaku setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku langsung memberikan uang jajan kepada korbannya yang masih berusia 11 tahun, 6 bulan,” katanya.

Bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur akan dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun sampai 15 tahun penjara.

“Anak merupakan orang yang harus dilindungi oleh kedua orang tua, anak berhak mendapatkan perlindungan, pendidikan, kesehatan dan kelanjutan kehidupan. Jangan jadikan anak sebagai objek untuk memperkenalkan Jawa nafsu dan sebagai pencari uang bagi keluarga. Mari kita bersama-sama bergandeng tangan, dan saling menjaga agar generasi muda khususnya anak perempuan yang masih di bawah umur terhindar dari predator seksual,” terangnya.

Kepala SDN 26 Taikako Pusrialdi mengatakan, pihak sekolah sangat mendukung sekali kegiatan sosialisasi seksual terhadap anak di bawah umur yang dilaksanakan oleh Polsek Sikakap. “Anak-anak merupakan generasi lemah yang wajib dilindungi, harapan kami dari pihak sekolah kepada orang tua yang ikut dalam sosialisasi kekerasan terhadap anak di bawah umur, bisa saling memberitahukan kepada orang lain, kalau terjadi kasus pencabulan anak di bawah umur jangan takut untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” tuturnya. 

Sosialisasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dihadiri oleh kepala SDN 26 Taikako Pusrialdi, bhabinkamtibmas Desa Taikako Brigadir Fadli Wahyudi, peserta majelis guru SDN26 Taikako juga dihadiri oleh orang tua dan wali muarid SDN 26 Taikako.

 


BACA JUGA