Kemensos Salurkan Bantuan Sembako Untuk 1.419 Keluarga di Pagai 

Kemensos Salurkan Bantuan Sembako Untuk 1419 Keluarga di Pagai  Warga menunggu BRI dibuka di Sikakap. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Kementerian Sosial salurkan bantuan sembako untuk 1.419 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru di Pagai Utara Selatan (PUS), penyalurannya melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sikakap. Besar bantuan tersebut diterima KPM Rp1,2 juta  untuk enam bulan, satu bulan diterima KPM sebesar Rp200 ribu.

"BRI hanya sebagai penyalur saja, sementara sumber dana BPNT (Bantuan Pangan Non TunaI)  dari Kementerian Sosial (Kemensos), besar bantuan yang diterima oleh KPM sebanyak Rp1,2 juta untuk 6 bulan, uang sembako langsung masuk ke dalam rekening penerima bantuan BPNT, jumlah KPM yang menerima BPNT di Pagai Utara Selatan (PUS) sebanyak 1.419,"kata Indra Prabudi, Kepala Unit BRI Sikakap, kepada Mentawaikita.com, Senin (10/1/2022) 

Kata Indra, masalah data penerima itu langsung dikeluarkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). "Sekali lagi masalah data penerima BPNT pihak BRI tidak tahu sama sekali, pihak BRI hanya sebagai penyalur saja, setiap penerima BPNT Sembako diberikan kartu ATM dan nomor rekening, kalau masalah pendistribusian sembako langsung oleh si penerima bantuan sembako kepada agen BRIlink,"ungkapnya.

Ipantri, Pendamping BPNT Kecamatan Pagai Utara, menyebutkan sesuai data yang dikeluarkan Kemensos di wilayah Pagai Utara Selatan penerima BPNT baru sebanyak 1.419 keluarga. Dana yang dibagikan sekarang untuk 6 bulan, mulai bulan Juni sampai Desember 2021, besar dana sembako Rp200 ribu perbulan, untuk enam bulan Rp1,2 juta. Penyaluran dana BPNT yang baru ini sebenarnya per tanggal 31 Desember 2021 seluruhnya sudah dibagikan. Karena keadaan dan geografis Kabupaten Kepulauan Mentawai, khusus untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai maka di perpanjangan pencairan sampai 15 Januari 2022.

"Syarat pengambilan ATM dan kartu rekening di BRI penerima BPNT membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP, apakah bantuan BPNT sekarang ini berlanjut atau tidak saya belum dapat informasi," jelasnya.

Elvina Saogo (41), penerima bantuan mengatakan, dengan adanya bantuan ini dia dan keluarga sangat terbantu sekali. “Apa lagi sekarang ini suami saya sudah 7 tahun sakit stroke, dan sekarang lagi berobat di Padang, besar bantuan yang saya terima Rp1,2 juta,” katanya.


BACA JUGA