Tim SAR Gabungan Cari Penumpang Pompong yang Hanyut di Pintu Muara Sikabaluan

Tim SAR Gabungan Cari Penumpang Pompong yang Hanyut di Pintu Muara Sikabaluan Tim dari Polsek Sikabaluan saat mencari korban kemaren. (Foto: Dokumentasi Polsek Sikabaluan)

SIKABALUAN-Tim gabungan dari SAR Mentawai, BPBD, Polsek dan Koramil Sikabaluan, Pemerintah Desa Sikabaluan dan Cimpungan serta warga masih mencari dua korban yang hanyut dan hilang  hari ini, Minggu (19/12/2021). Keduanya hanyut saat pompong yang ditumpangi terbalik di pintu Muara Sikabaluan kemaren sore. Hingga Minggu sore, keduanya belum ditemukan.

Sebelumnya dilaporkan bahwa pompong mengangkut lima penumpang menuju Subelen dari Muara Sikabaluan. Namun ternyata penumpang pompong enam orang. Empat diantaranya selamat saat pompong terbalik.

"Kami enam orang dalam pompong. Dua orang hilang," kata Silvia (16), salah seorang penumpang selamat pada Mentawaikita.com, Minggu (19/12/2021).

Dijelaskan Silvia, yanģ selamat pada kejadian terbaliknya perahu pompong diantaranya Retan Tasilipet (50), Silvia (16), Pilken Tasilipet (35) dan Isma Tasilipet (15). Sementara yang dinyatakan hilang Keilak Saguruk (50) dan Gefami (8).

"Saat dari Subelen ke Sikabaluan memang lima orang namun saat balik dari Sikabaluan kami menjadi enam orang karena saya yang menumpang untuk ikut pulang kampong," katanya.

Isma Tasilipet (15), salah seorang pelajar yang selamat dan namanya tidak terdata pada kejadian kasus perahu pompong yang terbalik di pintu sungai Muara Sikabaluan mengatakan saat pompong dari Subelen menuju Sikabaluan mereka berjumlah lima orang dengan tujuan belanja keperluan pesta Natal.

"Waktu balik ke Subelen kami enam orang," jelas Isma, pelajar SMPN 1 Siberut Tengah.

Diceritakan Isma, mereka berangkat dari Subelen menuju Sikabaluan sekira pukul 07.00 WIB dan tiba di Sikabaluan sekira pukul 08.30 WIB. Setelah tiba di Sikabaluan mereka berbelanja keperluan untuk pesta Natal seperti telur, tepung, beras dan keperluan lainnya.

Sekira pukul 15.30 WIB mereka berangkat dari Sikabaluan menuju Subelen. Saat itu kondisi sedang hujan, angin kencang. Sementara kondisi di pintu muara gelombang sedang tinggi, arus sungai Sikabaluan sedang deras.

Posisi duduk pada saat itu bagiàn belakang Keilak Saguruk sebagai orang yang membawa perahu pompong,  Pilken Tasilipet, Gefami, Isma Tasilipet, Silvi dan paling depan yaitu Retan Tasilipet.

Berdasarkan data kecelakaan sebelumnya yang diperoleh dari Kepolisian Sektor Sikabaluan menjelaskan bahwa kejadian terbaliknya perahu pompong di pintu sungai Muara Sikabaluan lima orang diantaranya Keilak Saguruk, Pilken Tasilipet, Gefami, Silvi dan Retan Tasilipet. Yang tidak masuk dalam data yaitu Isma Tasilipet, pelajar SMPN 1 Siberut Tengah.

BACA JUGA