Pompong Dihantam Ombak di Pintu Muara Sikabaluan, 2 Hanyut dan 3 Selamat

Pompong Dihantam Ombak di Pintu Muara Sikabaluan 2 Hanyut dan 3 Selamat Kapolsek Sikabaluan, Iptu. Edi Surya bersama tim melakukan pencarian korban hilang akibat pompong terbalik di pintu muara Sikabaluan. (Foto: Dokumentasi Polsek Sikabaluan)

SIKABALUAN-Dua warga Dusun Subelen Desa Cimpungan Kecamatan Siberut Tengah dinyatakan hilang di pintu Muara Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara Kepulauan Mentawai pada Sabtu (18/12/2021), sementara tiga orang lainnya selamat. Dua orang yang dinyatakan hilang ayah dan anak.

"Dari keterangan orang yang selamat, yang hanyut terbawa arus itu ayah dan anak" kata Kapolsek Sikabaluan, Iptu. Edi Surya Darman pada Mentawaikita.com, Sabtu (18/12/2021).

Korban yang hilang tersebut bernama Kailak Saguruk (50) dan Gefami (8). Sementara yang selamat Retan Tasilipet (50), Silvia (16) pelajar SMPN 1 Siberut Utara dan Pilken Tasilipet (35).

Dijelaskan Iptu. Edi Surya, sekira pukul 16.00 WIB, kelima orang warga Subelen yang terdiri dari suami, istri, anak dan saudara berangkat dari Muara Sikabaluan menuju Subelen menggunakan perahu pompong. Karena kondisi cuaca hujan dan gelombang tinggi di pintu muara akibat cuaca yang ekstrim serta banjir membuat pompong terbalik saat dihantam ombak.

"Tiga orang berhasil berenang ke tepi dan selamat, sementara dua orang masih dinyatakan hilang," katanya.

Mendapat laporan akan adanya warga yang terbalik di pintu sungai Muara Sikabaluan, pencarian korban hilang dan selamat dilakukan oleh Kepolisian Sektor Sikabaluan bersama masyarakat yang dipimping langsung Kapolsek Sikabaluan.

"Hingga malam ini pencarian dengan menyisir pantai hasilnya masih nihil. Besok akan dilanjutkan kembali," kata Iptu. Edi Surya.

BACA JUGA