Cegah Paham Radikalisme Koramil Sikakap Minta Aparatur Desa Awasi Setiap Kegiatan Masyarakat 

Cegah Paham Radikalisme Koramil Sikakap Minta Aparatur Desa Awasi Setiap Kegiatan Masyarakat  Danramil 04 Sikakap Kapten Inf Putra Damanik lagi memberikan arahan kepada kepala Dusun. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Antisipasi masuknya paham radikalisme atau paham terorisme masuk di wilayah Pagai Utara Selatan (PUS) Danramil 04 Sikakap minta Aparatur Desa Ikut berperan aktif dalam melakukan pengawasan setiap kegiatan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

“Kalau ada kegiatan masyarakat yang mencirikan seperti mengajarkan paham radikalisme untuk memecah belah umat beragama, kepala Dusun dan aparatur desa lainnya harus berani untuk melaporkan setiap kejadian tersebut kepada kami anggota Koramil 04 Sikakap sebab TNI merupakan bagian dari masyarakat ditugaskan untuk menjaga kesatuan dan persatuan Negara Persatuan Republik Indonesia," kata Kapten Inf Putra Damanik dalam acara Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Koramil 04 Sikakap, di kantor Desa Sikakap Senin (22/11/2021)

Paham terorisme merupakan paham yang pemecah belah bangsa, untuk itu harus dicegah sedini mungkin masuknya di wilayah Pagai Utara Selatan (PUS. kepala desa, kepala dusun dan aparatur desa lain merupakan mata, telinga, dan mulut bagi kami di wilayah masing-masing, untuk melaporkan setiap kejadian yang terjadi di wilayahnya.

Kata Damanik di Kabupaten Kepulauan Mentawai khususnya di Pagai Utara Selatan persatuan antar umat beragama itu kuat, tidak pernah terjadi perselisihan antar umat beragama. "Mari kita saling menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, khususnya di Pagai Utara Selatan (PUS), kantor Koramil 04 Sikakap buka 24 jam, kalau ada masalah silahkan saja datang dan sampaikan masalah yang terjadi di wilayahnya, yang datang itu boleh warga, kepala desa, kepala dusun, atau aparatur desa lainnya, Desa Sikakap merupakan tempat masuk dan keluarnya warga yang datang dari luar,"jelasnya.

Kepala Desa Sikakap San Andi Iklas menuturkan, Desa Sikakap terdiri dari 13 Dusun, walaupun belum ada terjadi perselisihan paham antar umat beragama. "Sebelum paham terorisme muncul saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, kepala Dusun, dan aparatur desa lainnya agar berperan aktif dalam memantau setiap kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah nya,”  katanya

Peltu Dwi Wahyono, Pos Kamla Sikakap, mengatakan, TNI merupakan bagian dari masyarakat, untuk itu mari sama-sama jaga dari paham-paham yang memecah belah umat beragama.

Kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Koramil 04 Sikakap dihadiri oleh Kepala Desa Sikakap San Andi Iklas, Danpos Kamla Sikakap Peltu Dwi Wahyono.

 


BACA JUGA