Puluhan Rumah di Sikakap Dilanda Banjir Rob

Puluhan Rumah di Sikakap Dilanda Banjir Rob Banjir rob di Sikakap sudah tiga hari menggenangi rumah warga. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Banjir rob menggenangi puluhan rumah dan beberapa ruas jalan raya di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Minggu (7/11/2021) 

Akibat genangan air lau pasang tersebut membuat warga yang tinggal di tepi pantai terpaksa harus bekerja keras meletakkan perabotan rumah tangga di ketinggian agar tidak basah, sementara bagi penguna jalan raya Sikakap di Dusun Sikakap Tengah, Desa Sikakap terpaksa harus mengunakan jalan alternatif yakni jalan gang Dusun Sikakap Tengah yang tembus ke jalan Raya Sikakap di Dusun Sikakap Timur. Air laut yang mengenangi jalan raya Sikakap dari 5 centimeter sampai 15 centimeter.

"Sudah tiga hari ini rumah saya digenangi oleh banjir rob, mulai dari hari Jumat sampai Minggu, hari ini Minggu (7/11) pasang air laut mulai naik sekitar pukul 19.00 WIB, turunnya nanti sekitar pukul 20.00 WIB, rumah saya bangunannya setengah permanen, agar air laut tidak masuk ke dalam rumah, di depan pintu rumah terpaksa di tinggikan kembali sekitar 10 centimeter dengan cor semen, begitu juga dengan pintu gorong-gorong kedai, banjir rob ini rutin terjadi setiap tahun,"ungkap Nirhan Syahnur (46), warga Dusun Sikakap Tengah.

Nirhan menambahkan, bangunan rumahnya berjarak 50 meter dari pantai, biasanya istri jual makanan pada malam hari, tapi mala mini sementara tidak berjualan. “Saya tidak tahu jam berapa pasang air laut akan surut, tempat jualan penuh digenangi oleh air laut,” jelasnya.

Rahma (49), warga Dusun Sikakap Timur, menyebutkan biasanya kalau pergi ke Dusun Sikakap Tengah jalan lewat depan atau jalan raya Sikakap. “Sekarang harus lewat jalan gang agar sepeda motor tidak kena air laut,” ucapnya.


BACA JUGA