Kondisi Geografis dan Kurangnya Tenaga Vaksinator Tantangan Vaksinasi Covid-19 di Mentawai

Kondisi Geografis dan Kurangnya Tenaga Vaksinator Tantangan Vaksinasi Covid19 di Mentawai Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet dan Dandim 0319 Mentawai Letkol INF Feby Arianto mengunjungi kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMAN 1 PUS. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAPKondisi geografis yang sulit dan minimnya akses jalan serta terbatasnya tenaga vaksinator menjadi kendala vaksinasi Covid-19 di Mentawai. Hal itu dikatakan Buoati Mentawai Yudas Sabaggalet saat meninjau langsung vaksinasi di SMAN 1 Pagai Utara Selatan, Sabtu (16/10/2021).

Untuk mengatasi kendala itu, Pemda Mentawai dalam hal ini Dinas Kesehatan mengubah strategi vaksinasi tidak dengan menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan, namun vaksinator datang langsung ke desa-desa yang sulit dijangkau dan ke sekolah.

“Kegiatan vaksin harus tetap berjalan, karena itu strateginya diubah agar seluruh masyarakat Mentawai mendapatkan vaksin Covid-19,” jelas Yudas.

Menurut dia, selama ini ketersediaan vaksin di Mentawai cukup, jika habis tinggal mengajukan penambahan ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

Vaksinasi di SMAN 1 PUS masih bagian dari kegiatan Serbu Vaksin Maritim TNI AL Sinergitas Lantamal II Padang. Selain Yudas, ikut hadir Dandim 0319 Mentawai Letkol INF Feby Arianto, Danlanal Persiapan Mentawai Letkol Laut (KH) P. Sirait, Camat Sikakap Victor, Camat Pagai Selatan Andar Sabelau, Camat Pagai Utara Gabriel Sakeru, Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, Danramil 04 Sikakap Kapten INF Putra, Poskamla Sikakap Peltu Dwi Wahyono.

Vaksinasi dilakukan vaksinator dari Puskemas Sikakap, Puskemas Saumanganya, Puskemas Bulasat, dengan sasaran 496 orang.

Sherly, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, mengatakan di hari pertama kegiatan serbuan vaksin Maritim TNI AL Sinergitas Lantamal II Padang untuk negeri, dari 1.200 terdaftar baru bisa disuntik vaksin Covid-19 sebanyak 729 orang, dengan rincian, vaksin pertama sebanyak 517 orang, dan vaksin kedua sebanyak 212 orang.

Simei Suganda, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 PUS, mengatakan jumlah siswa SMAN 1 PUS mulai dari kelas X, XI, dan XII sebanyak 647 orang, jumlah siswa yang belum divaksin Covid-19 sekitar 420 orang, sisanya sudah divaksin pertama, jumlah guru termasuk tenaga pendidikan sebanyak 50 orang, semuanya sudah vaksin baik itu vaksin pertama maupun vaksin kedua.

Sekarang ini SMAN 1 PUS sudah melaksanakan PBM tidak terbatas, salah satu syarat PBM tidak terbatas seluruh siswa wajib disuntik vaksin Covid-19, dengan ada kegiatan Serbuan Vaksin Maritim TNI AL untuk Negeriini sangat membantu sekali sehingga anak-anak bisa seluruhnya untuk divaksin,” katanya.

BACA JUGA