Maria Gustiranda Saksikan Pencarian Anaknya yang Hilang di Sungai Metobe

Maria Gustiranda Saksikan Pencarian Anaknya yang Hilang di Sungai Metobe Tim SAR Mentawai mencari Kresensia bersama warga di Sungai Matobe. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Dengan mata berkaca-kaca, Maria Lesrita Gustiranda (24), ibu dari Gresensia Saogo (5) berdiri di pinggir jembatan Sungai Matobe bersama puluhan warga menyaksikan langsung pencarian anaknya Gresensia Saogo yang hanyut dibawa arus sungai Matobe, Senin (11/10/2021).

Maria sudah berada di jembatan sejak pukul 06.30 wib, bersama dengan suaminya Boni Fasius Saogo (39), bersama warga Desa Matobe yang ikut melakukan pencarian hari ini, Selasa (12/10).

Pencarian hari kedua langsung dilakukan 10 orang anggota Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai dipimpin langsung oleh Hendri, Kepala Seksi Operasi Pencarian dan Pertolongan Orang Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai, pencarian juga dibantu oleh anggota Koramil 04 Sikakap langsung dipimpin Danramil 04 Sikakap Kapten INF Putra Damanik, Anggota Pos Kamla Sikakap, dan Anggota Polsek Sikakap.

Sebelum melakukan pencarian, tim Basarnas, Pemerintah Desa Matobe dan warga yang ikut pencarian melakukan koordinasi terlebih dahulu, dalam koordinasi tersebut maka  pencarian hari ini Selasa (12/10) dibagi 5 tim, yakni tim satu melakukan penyisiran dalam sungai, tim dua melakukan penyisiran kanan sungai, tim tiga melakukan penyisiran kiri sungai, tim empat melakukan penyisiran tepi pantai, dan tim lima melakukan pencarian mulai radius 0 meter sampai radius 100 meter, sementara pencarian di atas radius 100 meter pencarian dilakukan oleh  RIP 03 Mentawai.

"Pencairan Gresensia yang hanyut di sungai Matobe sejak Senin (11/10), kembali dilakukan pencarian hari ini Selasa (12/10), dalam pencarian hari kedua ini Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai dibantu oleh Koramil 04 Sikakap, Pos Kamla Sikakap, Polsek Sikakap, Pemerintah Desa Matobe dan Warga Desa Matobe," jelas Hendri.

Kapten INF Putra Damanik, mengaku salut dan mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan warga desa yang ikut mencari Gresensia. Dalam melakukan pencarian warga yang ikut membantu pencarian ada dengan menggunakan perahu, ada dengan cara menyelam, ada dengan cara menyisir kanan kiri sungai, dan ada juga yang mencari di tepi pantai.

Vitalis, kepala Dusun Kaleu' Desa Matobe, menyebutkan, Gresensia hanyut kemaren setelah terpeleset jatuh ke sungai saat bermain di jembatan. 

BACA JUGA