Bocah Perempuan Jatuh dan Hilang di Sungai Matobe Sikakap Belum Ditemukan

Bocah Perempuan Jatuh dan Hilang di Sungai Matobe Sikakap Belum Ditemukan Kerumunan warga usai mencari Kresensia, bocah perempuan yang tergelincir jatuh ke sungai Matobe, Senin (11/10/2021). (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Gresensia Saogo (5), anak perempuan dari Dusun Kaleu', Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai hanyut di sungai Matobe sejak Senin (11/10/2021) pagi.

Kejadian berawal Gresensia bersama tujuh temannya pergi ke jembatan sungai Matobe untuk melihat air sungai yang saat itu sedang deras. Sampai di lokasi, mereka bermain di tanjakan sungai. Saat itu, Gresensia duduk di pinggir sambil melihat genangan banjir di Dusun Tunang.

Saat hendak berdiri, Gresensia tiba-tiba terpeleset dan langsung jatuh ke sungai. Melihat hal itu teman-temannya berteriak minta tolong dan sebagian lagi berlari ke rumah Grensesia memberitahukan kepada ayahnya.

Mendapat kabar itu, Boni Fasius Saogo, ayah Gresensia langsung berlari ke jembatan diikuti beberapa warga Dusun Kaleu'.

"Pencarian Gresensia sudah kita mulai hari ini bersama dengan warga Desa Matobe, tapi belum menemukan hasil, karena hari sudah menunjukan pukul 18.00 WIB maka pencarian dihentikan dulu, dan pencarian akan dilanjutkan esok Selasa (12/10), kejadian hilangnya salah seorang warga kita sudah disampaikan juga kepada tim Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai, sesuai dengan informasi tim Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah meluncur ke Desa Sikakap," kata Rano Karno, Kepala Desa Matobe, kepada Kita.com, Senin, 11 Oktober.

Hierunimus Salamanang (42), warga Dusun Keleu', mengaku mendapat kabar Gresensia hanyut di sungai Matobe sekitar pukul 09.00 WIB dan bersama warga lain langsung menyusuri sungai hingga ke tepi pantai.

Pencarian dilakukan warga menggunakan sampan, dan menyelami sungai. Namun air keruh setelah banjir menyulitkan penyelaman.

Herman Sakarebau (56), warga Dusun Cempungan, Desa Matobe, mengatakan ikut serta mencari korban meskipun belum berhasil. 

Ralat: Nama korban adalah Gresensia Saogo, bukan Kresensia Saogo seperti ditulis sebelumnya. Terima kasih.

BACA JUGA