Tiga Desa di Siberut Utara Dilanda Banjir 

Tiga Desa di Siberut Utara Dilanda Banjir  Warga naik sampan akibat banjir di Desa Monganpoula (Foto: Ist)

SIBERUT-Tiga desa di Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai diterjang banjir akibat luapan sungai dari Bojakan sampai Monganpoula. Tiga desa yang dilanda banjir tersebut Desa Bojakan, Sotboyak, dan Mongapoula.

Kepala Desa Sotboyak Jalimin Sirirui menjelaskan banjir telah melanda daerahnya sejak kemarin. Awalnya air mulai meluap sejak pukul 06.00 WIB, sampai pukul 08.00 WIB sudah ada satu rumah terendam kemudian air naik terus dan merendam 30 unit rumah dan satu unit masjid.

“Ada 30 rumah panggung milik warga yang terendam banjir, kondisinya sudah hampir menyentuh lantai papan. Rata-rata rumah warga itu dengan ketinggian satu meter dari tanah,” terang Jalimin kepada Mentawaikita.com, Kamis (30/9/2021)

Kata Jalimin, warga memang tidak mengungsi mereka bertahan di rumah karena kondisi rumah masih aman dan dapur juga masih bisa digunakan memasak. “kita kemarin sudah mengerahkan beberapa sampan untuk mengungsi namun mereka tidak mau. Alasan warga, memang banjir belum sampai ke rumah lantai papan, kondisi dapur juga masih aman belum terendam banjir. Warga masih bisa memasak di dapur karena dapur dari lantai panggung ini belum kena banjir. Saat ini air mulai surut namun kondisi cuaca masih mendung dan gerimis,” jelasnya.

Jalimin menambahkan banjir ini disebabkan aliran sungai Sotboyak meluap, sebelum melanda daerahnya terlebih Desa Bojakan di hulu sungai tersebut sudah dilanda banjir. Aliran sungai Sotboyak ini juga mengaliri ke Desa Monganpoula yang juga terdampak banjir. 

Kepala Desa Monganpoula, Asrul Sani mengatakan daerahnya sudah kena banjir sejak pagi akibat luapan sungai di kawasan Monganpoula. “Ada sekitar 200 rumah milik warga yang terendam banjir terutama di tepi sungai, memang daerah kita rawan banjir hampir tiap tahun kalau curah hujan tinggi,” terang Asrul.

Untuk saat ini warga memilih bertahan di rumah sambil menyelamatkan barang-barang mereka. “Biasanya kalau sudah banjir daerah kami ini bisa banjir satu hari,” ujarnya.

Data sementara Pusdalops PB, BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai kejadian banjir akibat hujan deras dan luapan daerah aliran sungai yang terjadi di Monganpoula dan Bojakan Kecamatan Siberut Utara. Akibat luapan tersebut Desa Monganpoula.

Banjir menggenangi permukiman masyarakat dengan ketinggian air mencapai 50 - 80 cm dari permukaan tanah. “Belum ada dampak kerusakan secara signifikan,” tulis di akun resmi Pusdalop PB Mentawai.

Di Desa Bojakan banjir telah menggenangi permukiman masyarakat dan persawahan masyarakat serta satu unit jembatan tergenang air. Ketinggian air mencapai 1 sampai 2  meter dari permukaan air sungai


BACA JUGA