Padang Berlakukan PPKM, Warga Mulai Antusias Ikut Vaksinasi

Padang Berlakukan PPKM Warga Mulai Antusias Ikut Vaksinasi Pelaksanaan vaksinasi oleh Puskesmas Sikabaluan. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Padang oleh Wali Kota Padang tertanggal 20 Juli 2021 dalam bentuk Surat Edaran No.400.650/BPBD-Pdg/VII/2021 darurat pencegahan pandemi covid-19 mulai 21 Juli 2021 hingga 25 Juli 2021 berdampak terhadap peningkatan jumlah vaksinasi di Mentawai.

"Memiliki dampak kenaikan jumlah vaksinasi di Mentawai,” kata Lahmuddin, Kepala Dinas Kesehatan Mentawai sekaligus jurubicara pencegahan dan penanganan covid-19 Kabupaten Mentawai pada Mentawaikita.com.

Meningkatnya jumlah masyarakat yang ikut vaksinasi karena dalam surat edaran, pada titik penyekatan yang dilakukan pemerintah Kota Padang pada pintu masuk atau akses ke Kota Padang, masyarakat yang diperkenankan masuk kota Padang dengan syarat menunjukan kartu vaksin minimal 1 kali vaksin atau menunjukan hasil tes swab H-2 (luar provinsi) atau rapid antigen H-1 (dalam provinsi).

"Karena salah satunya tempat pemeriksaan ada di Muara Padang sebagai akses masuk masyarakat Mentawai melalui MV. Mentawai Fast atau di Pelabuhan Bungus Padang,” katanya.

Dikatakan Lahmuddin, di beberapa daerah di Mentawai pada saat awal pelalsanaan vaksinasi petugas kesehatan mencari masyarakat. Namum dengan adanya PPKM di Kota Padang masyarakat mulai menyadari pentingnya vaksinasi sebagai salah satu syarat untuk dapat melaksanakan perjalanan. "Sekarang masyarakat lagi yang mendatangi petugas,” katanya.

Sementara di Siberut Utara, Agustinus Sab, camat Siberut Utara mengatakan antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi masih sangat rendah. Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi PPKM di Sikabaluan oleh Pemda Mentawai. "Antusias masyarakat masih rendah untuk mengikuti vaksinasi", katanya, Sabtu (24/7/2021).

Berdasarkan data di Puskesmas Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara, masyarakat yang mengikuti vaksinasi pertama 872 orang dan yang telah mengikuti vaksinasi tahap ke dua 484 orang. 


BACA JUGA