Kasus Covid-19 Bertambah di Sikabaluan Klaster Pendidikan

Kasus Covid19 Bertambah di Sikabaluan Klaster Pendidikan Tim Satgas Covid-19 Sikabaluan mendatangi pondokan pelajar di Nang-nang, Sikabaluan. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Kasus positif Covid-19 di wilayah Puskesmas Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali bertambah hari ini, Jumat (23/7/2021) sebanyak 13 orang. Dari 13 orang tersebut dari satuan pendidikan baik guru maupun pelajar.

"Ada penambahan kasus hari ini sebanyak 13 orang," kata Kepala Puskesmas Sikabaluan, Kristiani pada Mentawaikita.com, Jumat (23/7/2021).

Dari 13 orang tersebut diantaranya 11 orang pelajar dan dua orang guru. Dari pelajar yang terpapar 11 orang, 9 diantaranya tinggal dalam satu tempat tinggal berupa pemondokan pelajar. Mereka memiliki kontak erat dengan pelajar pasien covid-19 sebelumnya. Sedangkan guru memiliki kontak erat dengan orangtua salah seorang guru yang terkonfirmasi positif sebelumnya.

"Untuk pelajar dan guru semuanya isolasi mandiri. Untuk pelajar ditempatkan di salah satu rumah yang dijadikan tempat isolasi, sementara guru memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya.

Camat Siberut Utara, Agustinus Sab yang turun ke lapangan untuk memberikan informasi dan sosialisasi kepada pasien yang terkonfirmasi positif mengatakan agar pasien yang memilih isolasi mandiri tetap mematuhi protokol Covid-19.

"Tidak boleh menerima tamu dan berkeliaran," katanya.

Terkait pelajar yang terkonfirmasi positif dan tinggal dalam satu rumah isolasi mandiri akan dibicarakan soal dapur umum atau tempat persediaan makanan selama menjalani isolasi mandiri.

"Kita akan koordinasi dengan desa masing-masing karena mereka pelajar dari luar Desa Muara Sikabaluan," katanya.

"Sedang diupayakan oleh pemerintah desa soal bantuan makanan bagi pelajar yang berasal dari Desa Sigapokna," katanya.

BACA JUGA