RAPBD 2022 Mentawai Masih Fokus untuk Penanganan Covid dan Ekonomi

RAPBD 2022 Mentawai Masih Fokus untuk Penanganan Covid dan Ekonomi Petugas sedang mengambil sampel tes usap warga di Mentawai. Tes ini untuk mendeteksi kasus Covid-19 di Mentawai. Fokus RAPBD Mentawai tahun 2022 masih untuk penanganan Covid-19. (Foto:dok. Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menyampaikan nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Kabupaten Kepulauan Mentawai 2022 kepada DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai pada rapat paripurna pada Selasa, (13/7/2021).

Prioritas peruntukkan anggaran pada 2022 masih fokus pada penanganan penyebaran Covid-19 , pemulihan ekonomi kemudian kelanjutan pembangunan jalan multiyear.“Fokus kita pada anggaran 2022 masih penanganan Covid-19, kemudian penanganan dampak ekonomi. Anggaran kita sedikit, kita memaksimalkan anggaran sedikit itu,”kata Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, Rabu, (14/7/2021).

Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yosep Sarogdok menjelaskan pada anggaran 2022 jugakan menuntaskan pembangunan jalan, diperoleh informasi bahwa akan ada pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.

“Fokus kita juga dorong menuntaskan pembangunan jalan, anggaran kita ini ada pemotongan, tetapi kita masih akan bahas soal ini, kemudian kegiatan di OPD kegiatan fisik yang bisa ditunda, yang prioritas masih ada skala prioritas yang bisa menjawab visi misi kepala daerah, target capaian masih terkendala karena masih suasana Covid-19,” kata Yosep.

Pada nota pengatar KUA PPAS yang disampaikan kepala daerah pada rapat paripurna dengan DPRD, pandemi Covid-19 telah menyebabkan terhentinya ekonomi khususnya pada sektor pariwisata yang berdampak pada meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan yang pada akhirnya menimbulkan kontraksi pertumbuhan ekonomi.

KUAPPS disusun  berisi tentang target pencapaian kinerja yang terukur dari program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk setiap urusan  pemda yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan.

KUAPPS disusun  mengacu pada  Rencana Kerja Pemeritah  Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Mentawai  2022. Rancangan KUA PPAS 2022 berkaitan pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah. Dijabarkan berdasarkan nota pengantar KUA PPAS bahwa pendapatan daerah pada 2022 direncanakan senilai Rp853,5 miliar yang bersumber dari PAD Rp45,3 miliar, pendapatan transfer senilai Rp781,6 miliar serta lain pendapatan yang sah senilai Rp26,4.

Belanja daerah pada 2022, berdasarkan kemampuan keuangan daerah direncanakan senilai Rp905,3 miliar yang digunakan belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. Belanja operasi senilai Rp622,4 miliar, belanja modal Rp159,5 miliar, belanja tidak terduga senilai Rp6 miliar, belanja transfer Rp117,3 miliar. 

Kemudian penerimaan pembiayaan direncanakan Rp53,7 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) senilai Rp2 miliar yang akan digunakan untuk penyertaan modal pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan PT. BPR Sipora masing-masing senilai Rp1 miliar.

BACA JUGA