Satgas Covid-19 Sikakap Minta Sekolah Patuhi SE Bupati

Satgas Covid19 Sikakap Minta Sekolah Patuhi SE Bupati Satgas Covid-19 Kecamatan Sikakap lagi berkordinasi dengan Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sikakap Two Setiawan tentang SE Bupati Mentawai. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Masih adanya sekolah yang melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kecamatan Sikakap, Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kecamatan Sikakap Sekaligus Camat Sikakap Victor mendatangi sekolah dan kantor Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sikakap supaya ke sekolah untuk melihat langsung sekolah-sekolah apakah mematuhi Surat Edaran (SE) Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai nomor:421/486/DISDIKBUD tertanggal 9 Juli 2021.

"Sesuai SE Bupati Kepulauan Mentawai disana ditegaskan satuan pendidikan dilarang untuk menghadirkan peserta didik dengan alasan apapun sampai tanggal 31 Juli, untuk itu kita minta Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sikakap agar dapat memantau langsung setiap sekolah yang ada di Kecamatan Sikakap apakah masih ada sekolah melaksanakan PTM, kalau ada tolong diberi tahukan," kata Victor, Selasa (14/7/2021) 

Lebih lanjut,  kata Victor, SE Bupati Kepulauan Mentawai tentang penyelenggaraan Proses Belajar Mengajar (PBM) pada satuan pendidikan PAUD/SD/SMP dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mikro (PPKM). "Surat edaran bupati berlaku untuk tingkat SMA sederajat di Kecamatan Sikakap,” katanya.

Two Setiawan, Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sikakap, mengatakan surat edaran tersebut sudah disampaikan ke sekolah-sekolah di bawah naungan Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sikakap, bahwa Proses Belajara Mengajar (PBM) masih Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). “Selama PJJ diharapkan sekolah menyiapkan dan melengkapi protokoler kesehatan Covid-19 seperti menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun, setiap siswa dan guru wajib pakai masker, dalam ruangan paling bajak 50 persen dari total siswa, dan seluruh tenaga pendidik sudah divaksin Covid-19, begitu juga SMA sederajat walaupun secara administrasi dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sumatera Barat tapi tetap harus mengikuti SE bupati karena SMA sederajat itu berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai,"ungkapnya.

Kepala SDN 01 Sikakap Silviana Evi Vitriani, menyebutkan, pihak sekolah akan mamatuhi SE Bupati Kepulauan Mentawai. Untuk proses belajar tatap muka sekolah sudah menyediakan protokoler kesehatan Covid-19. “Kendala PJJ internet tidak ada, selama ini yang kami lakukan guru kunjungan ke rumah siswa kendalanya waktu kunjungan ke rumah siswa, siswa tidak berada ditempat, alternatif lainnya sekolah membuat jadwal siswa untuk menjemput tugas kesekolah, setelah dapat tugas siswa pulang kembali kerumah,” ungkapnya.

Kepala SMPN 1 Pagai Utara Selatan Rina Julianti mengatakan, sekolah akan tetap mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Agar siswa tetap mendapatkan pendidikan  selama PJJ setiap guru bidang studi membuat modul dan diberikan kepada siswa.

“Karena jaringan internet tidak memadai, kalau kita mau internet terpaksa harus ke wifi, untuk itu sekolah telah membuat jadwal bagi siswanya satu kali seminggu siswa pergi kesekolah untuk menyemput tugas. Supaya tidak terjadi kerumunan di sekolah pihak sekolah hanya menargetkan dalam satu hari itu empat lokal yang ke sekolah, setelah mengambil tugas langsung pulang, setiap siswa yang datang ke sekolah wajib mematuhi protokoler kesehatan,” katanya.


BACA JUGA