Diduga Ada Manipulasi Surat Suara, Timses Jano Kerei Ajukan Keberatan Hasil Pilkades Madobag

Diduga Ada Manipulasi Surat Suara Timses Jano Kerei Ajukan Keberatan Hasil Pilkades Madobag

MADOBAG-Tim sukses Calon Kepala Desa Madobag No. Urut 1 Jano Kerei Sagorojou akan mengajukan keberatan kepada P2KD Madobag terkait hasil pemilihan kepala desa Rabu (16/6/2021) di TPS 05 di Dusun Ugai dan TPS 06 di Dusun Buttui yang diduga ada kecurangan.

Bitcar Samoanoinan, saksi cakades Jano Kerei, mengatakan TPS di Ugai dan Buttui diduga telah memanipulasi surat suara dengan mencoblos kertas suara orang yang tidak hadir atau datang ke TPS. “Di TPS 05 Dusun Ugai kami menemukan ada 13 orang yang ada namanya di DPT atau surat undangan namun tidak ada di tempat namun ada  di daftar hadir, di TPS 06 Dusun Buttui juga kami menemukan sebanyak 14 orang yang modusnya sama dan ini kita buktikan saat mengambil daftar hadir pemilih dari KPPS, kita menemukan nama-nama orang itu sebanyak 27 orang di dua TPS itu mereka tidak ada di tempat, jadi  pertanyaan kami, siapa yang memilih dan ini jelas ada kecurangan," Bitcar kepada Mentawaikita.com, Kamis (17/6/2021).

Menurut Bitcar, pihaknya sudah menelepon orang yang kertas suaranya diduga dimanipulasi atas nama Telepon Salakkirat, ia berada di Padang tidak ikut memilih namun datanya di daftar hadir ada dan surat suaranya dicoblos. “Siapa yang mencoblos kami tidak mengetahuinya, yang jelas kami tidak terima, saya sendiri sebagai orang Ugai yang menjadi saksi calon kepala desa nomor urut 1 Jano Kerei tidak setuju,” katanya.

Sementara Ketua Tim Sukses Jano kerei, Ilarius Sabar Sabeuleleu mengatakan, sebenarnya timnya sudah menerima kekalahan dalam hasil pilkades kali ini, namun ada temuan dugaan kecurangan itu dan penyampaian P2KD bahwa tidak boleh menggunakan hak suara orang lain, makanya timnya memutuskan melaporkan temuan itu ke P2KD.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan posisi Linmas di TPS sebab menurut Ilarius, ada video petugas Linmas berkeliaran di bilik suara dan diduga mengarahkan pilihan ke pemilih. “Sejauh mana kekuasaan Linmas, apakah Linmas bisa melipat, membuka dan melihat di bilik suara bahkan menunjukkan pilihan bahwa pilih nomor sekian, ini terbukti dilakukan oleh Linmas TPS 05 Dusun Ugai, dan kami sangat tak terima soal itu,” katanya.

Masalah lain menurut Ilarius, ada kotak suara yang dibuka sebelum waktunya, lalu ditutup jam 12.00 WIB karena masih ada yang memilih, kotak suara itu dibuka kembali dan dilanjutkan pemilihan, dan setelah dibuka dapat suara No Urut 1 dapat 60 suara dan No. Urut 2 dapat 185 suara.

Telepon Salakkirat, warga yang masuk daftar pemilih saat dihubungi mengatakan sedang berada di Padang dan tidak ikut memilih di Buttui, dia pun heran mengapa ada daftar namanya di daftar hadir. “Tanggapan saya jika ada orang menggunakan kertas suara yang bukan haknya itu memperbesar potensi manipulasi suara. Saat seorang pemilih tidak menggunakan hak pilih, tersisa satu surat suara yang tak terpakai. Maka, suara yang tak digunakan tersebut membuka potensi manipulasi suara oleh oknum yang mungkin melakukan kecurangan.

BACA JUGA