BBM SPBU Pokai Habis, Harga Premium Melejit

BBM SPBU Pokai Habis Harga Premium Melejit SPBU Pokai di Siberut Utara, Mentawai. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Demi jalannya sepeda motor honda supra miliknya, Marcel (17) pelajar SMAN 1 Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai terpaksa harus membeli BBM jenis premium yang dijual pengecer di Sikabaluan dengan harga Rp15 ribu per liter. Karena BBM jenis pertalite yang ada di SPBU Pokai Desa Muara Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara kosong sejak Sabtu (12/6/2021).

"Terpaksa harus dibeli karena perlu untuk transportasi ke sekolah dan ladang," katanya pada Mentawaikita.com, Kamis (17/6/2021).

Biasanya Marcel membeli BBM ke pengecer seharga Rp10 ribu per liter namun kini harganya naik karena stok terbatas. Sementara harga jual di SPBU Pokai dengan harga Rp8 ribu per liter. "Kalau banyak kegiatan dalam sehari membutuhķan 2 liter minyak," katanya.

Kelangkaan BBM ikut dirasakan nelayan yang ada di Sikabaluan. Firdaus Sapotuk (30) nelayan dari Dusun Nangnang dalam sekali melaut membutuhkan BBM pompong 5-10 liter dengan harga minyak pertalite Rp10 ribu per liter di Sikabaluan.

"Tergantung dari radius kita memancing. Kalau melewati Pulau Simasin maka kita membutuhkan minyak sekitar 10 liter," katanya.

Karena tak ada pertalite baik di SPBU dan pengecer, Firdaus terpaksa membeli BBM jenis premium seharga Rp15 ribu di pengecer. "Kalau tidak kita beli maka tidak bisa melaut," katanya.

Pasca kebakaran SPBU Pokai Desa Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara pada 22 November 2020 lalu, SPBU Pokai tak lagi memasok BBM subsidi jenis premium, namun non subsidi jenis pertalite yang dijual dengan harga Rp8 ribu per liter. Para pengecer di Sikabaluan umumnya hanya menjual pertalite dengan harga Rp10 ribu per liter.

Sejak BBM habis di SPBU Pokai sejak Sabtu (12/6/2021), pengelola SPBU Pokai, Monang Siagian belum dapat memastikan kapan pasokan BBM masuk di SPBU.

"Belum bisa dipastikan karena terkendala soal transportasi angkutan,” kata Monang Siagian pada Mentawaikita.com, Kamis (17/6/2021).

Lebihlanjut dikatakan Monang, berdasarkan pesanan, BBM jenis pertalite yang seharusnya masuk dua minggu lalu di SPBU Pokai sebanyak 58 ton. Namun hingga sekarang kapal pengangkut BBM belum datang. "Habis sama sekali karena tidak saya sangka terjadi kendala soal pengangkutan BBM," katanya.

Monang sudah mengkoordinasikan kelangkaan BBM ini dengan pimpinan agar mencarikan solusi mengingat kesulitan yang dialami masyarakat di Kecamatan Siberut Utara dan Siberut Barat.

Kelangkaan BBM di SPBU Pokai dimanfaatkan pengecer di Sikabaluan yang menjual BBM jenis premium. Harga jual yang biasanya di Sikabaluan Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per liter naik menjadi Rp15 ribu per liter. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lapangan BBM jenis premium yang dijual di Sikabaluan didatangkan dari Desa Cimpungan Kecamatan Siberut Tengah.

BACA JUGA