Tim BMKG Sumbar Jemput Sensor Alat Pendeteksi Gempa yang Terdampar di Lobajau

Tim BMKG Sumbar Jemput Sensor Alat Pendeteksi Gempa yang Terdampar di Lobajau Sensor Alat Pendeteksi Gempa yang terdampar di Pantai Lobajau, Siberut Barat, Mentawai. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Sisa dari alat pendeteksi gempa dan tsunami yang terdampar di sekitar perairan Lobajau (Labuhan Bajau) Desa Sigapokna Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai akhirnya dijemput tim BMKG Provinsi Sumatera Barat pada Selasa (8/6/2021) sekira pukul 11.00 WIB dengan pendampingan dari pihak Koramil 01 Sikabaluan.

"Alat yang tertinggal pada waktu penjemputan akhir April lalu dijemput sekarang oleh pihak BMKG Provinsi sumatera Barat," kata Serda. Agus Prastyo, Babinsa Koramil 01 Sikabaluan pada Mentawaikita.com, Selasa (8/6/2021).

Dijelaskan Serda. Agus, alat pendeteksi gempa dan tsunami yang terletak di laut tersebut terlihat oleh nelayan Lobajau sekira 3 mil dari pantai Lobajau. Karena melihat terbawa arus, oleh nelayan menarik alat tersebut ke pinggir pantai Lobajau dan menyelamatkan beberapa alat yang ada.

"Peralatan yang diselamatkan nelayan sudah kita jemput. Dan peralatan yang tertinggal pada pelampung tidak bisa kita buka dan bawa karena minimnya peralatan. Makanya sekarang tim BMKG Provinsi turun untuk melakukan penjemputan alat," katanya.

Dari keterangan yang dihimpun pada nelayan sebelumnya, alat pendeteksi gempa dan tsunami terpantau oleh kapal ikan sekitar Maret lalu. Kerena mulai geser ke arah Lobajau, pihak kapal mengabarkan kepada nelayan setempat untuk melakukan penyelamatan dan menariknya ke pantai Lobajau.

BACA JUGA