Tak Pakai Masker, Warga di Tuapeijat Terjaring Razia

Tak Pakai Masker Warga di Tuapeijat Terjaring Razia Seorang warga Tuapeijat yang terjaring operasi yustisi penerapan prokes karena tidak memakai masker disuruh memakai rompi bertuliskan pelanggar protokol kesehatan dan memungut sampah. (Foto: Rus/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Ferdi (17), warga Tuapeijat tak berkutik ketika diadang anggota Polres Kepulauan Mentawai yang sedang melakukan operasi yustisi bersama Pol PP Kabupaten Kepulauan Mentawai dan TNI dalam penetapan protokol kesehatan di Kilometer 0, Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Saya mau mencari bengkel untuk memperbaiki motor tapi saya kena razia karena tidak memakai masker. Saya ada masker tapi tidak saya pakai dan tinggal di rumah,” katanya saat memungut sampah di depan pos ojek pelabuhan Tuapeijat, Jumat (28/5/2021)

Kasat Pol PP Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dul Sumarno menjelaskan sejak tahun 2020 sudah ada razia penerapan protokol kesehatan Covid-19 tapi hanya masing-masing satuan saja seperti polisi saja atau Pol PP saja.

“Tapi setelah keluarnya aturan dari Presiden soal larangan mudik makanya kita bergabung dengan TNI Polisi dan Pol PP dalam penetapan porotokol kesehatan termasuk cek poin kesehatan,” ujarnya.

Dul menambahkan, dalam operasi ini pihaknya tidak memerlukan jumlah yang terjaring tapi kesadaran masyarakat bahwa masker tersebut kebutuhannya  untuk memutus rantai penuluran termasuk diri sendiri dan orang. “Bukan target sanksi perda yang diutamakan tapi bagaimana kesadaran masyarakat itu bahwa Covid-19 itu masalah bersama,” katanya.

Kata Dul, razia yang dilakukan  jumlahnya bervariasi, ada 10, ada lima ada tiga. “Kita melakukan razia ini karena empat minggu lalu daerah kita masuk ke zona orange makanya razia setiap minggu, kalau sudah masuk zona kuning maka akan kita longgarkan operasi ini, namun imbauan kita tetap meminta kepada masyarakat untuk menjaga prokes,” ucapnya.

Dari pengamatan Mentawaikita.com, lokasi razia dilakukan ada beberapa titik, seperti Km 0, Simpang Mapaddegat, di Simpang SP 2 dan di depan Mapolres Kepulauan Mentawai.

Warga yang terjaring razia itu didata kemudian diberi sanksi sosial seperti memungut sampah, bernyanyi sampai push up, mereka diwajibkan memakai baju rompi warga oranye dengan tulisan pelanggar protokol kesehatan.

BACA JUGA