Harga Stabil, Warga Pasibuat Tanam Pinang

Harga Stabil Warga Pasibuat Tanam Pinang Alkadius Samongilailai sedang menunjukkan pohon pinangnya yang ditanam di halaman rumahnya. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP—Harga pinang yang cukup stabil membuat warga Dusun Pasibuat, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai ramai-ramai bertanam pinang sejak 2018 lalu.

"Sejak 2018 warga Dusun Pasibuat sudah mulai bertanam pinang, sekarang ini setiap kepala keluarga di Dusun Pasibuat paling sedikit memiliki 75 batang pinang yang umurnya sudah dua tahun, pinang tersebut bantuan dari salah satu NGO yang ada di Kecamatan Sikakap," kata Alkadius Samongilailai, kepala Dusun Pasibuat, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap kepada Mentawaikita.com, Jumat (21/5/2021).

Alkadius saat ini memiliki lahan ladang pinang seperempat hektar  yang ditanami 300 batang pinang. “Saat ini ada 20 batang pinang yang sudah berbuah dengan hasil 14 kg per bulan, jika harga pinang kering Rp17 ribu per kilo saat ini maka saya bisa dapat Rp238 ribu per bulan, lumayanlah untuk menambah kebutuhan anak sekolah,” katanya.

Martonggam Samongilailai (69), warga Dusun Pasibuat, menambahkan, meski umurnya sudah tua tapi semangat untuk berladang masih tetap ada. Kini dia memiliki 300 batang pinang  di lahan seluas setengah hektar. 

BACA JUGA