Banjir Rob Sedalam 1 Meter Rendam Puro

Banjir Rob Sedalam 1 Meter Rendam Puro Seorang anak menggunakan sampan di pukiman warga Puro yang terendam banjir rob (Foto : Hendrikus/MentawaiKita)

PURO-Banjir rob sedalam 1 meter merendam pemukiman warga di Dusun Puro Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis (29/4/2021).

Andresman (20), warga Puro mengatakan banjir rob ini sudah menggenangi pemukiman warga yang berada di tepi sungai dan dekat jalan raya selama 3 hari. Ia menyebutkan banjir pasang air laut itu lebih besar daripada tahun lalu dan lama surutnya.

"Sejak pagi ini sampai siang nanti masih menggenangani rumah,untung saja rumah di tepi sungai mereka buat agak tinggi, sehingga air belum sampai di lantai, namun untuk aktivitas sudah terganggu," kata Andresman (20), warga Puro kepada Mentawaikita.com, Kamis(29/4/2021).

Banjir rob, kata Andresman akan surut pada sore hari, dirinya tidak mengetahui sampai kapan hal itu akan berlangsung.

Kornelius (55), warga lain menyebutkan banjir rob telah terjadi sejak Senin (26/4/2021) dan kedalamannya cukup parah. Puluhan rumah di tepi sungai terdampak banjir ini.

"Ada beberapa rumah juga air banjir rob sudah mengenai lantai rumah sehingga tak bisa beraktivitas memasak pun sudah sulit karena dapur sudah basah, namun lebih banyak warga terkurung di rumah saja, sampai banjir rob ini surut, ini sudah menjadi kendala kami tiap tahun khususnya di Puro, tak ada jalan untuk menghindari banjir rob ini, karena hampir semua jalan di gang menuju sungai sudah rusak, kalau ada jalan yang ditalud itu sudah membantu kami untuk terhindar dari banjir rob dan bisa beraktivitas di luar rumah dan bepergian," kata Kornelius.

Jika ada keperluan ke luar rumah, kata Kornelius, mereka menggunakan sampan dayung. Kebutuhan air rumah tangga juga terganggu karena sumur tempat mencuci ikut terendam. 

"Jadi baru bulan ini banjir rob besar bahkan air ini meluap hingga mendekati jalan raya dan surutnya pun lama, namun bagi yang memilki perahu pongpong (tranportasi lokal Mentawai) ini sudah keberuntungan karena kalau ke ladang atau mencari kayu api tidak sulit untuk mengangkat sebab perahu ini bisa parkir hingga di depan rumah karena besarnya air banjir rob, tapi kalau kendaraan roda dua tak bisa terparkir di depan rumah, harus mencari tempat lain yang aman,” ujarnya.


BACA JUGA