Warga Matobe Sudah Mulai Panen Padi Ditengah Pandemi 

Warga Matobe Sudah Mulai Panen Padi Ditengah Pandemi  Petani menjemur padi hasil panenya. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Petani sawah di Dusun Makukuet, Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai panen padi perdana semasa Covid-19. Luas lahan persawahan yang ditanami padi sekira 20 hektar.

"Sejak November 2020 saya sudah memulai bertanam padi, luas lahan yang digunakan untuk menanam ada sekitar 1/2 hektar, sekarang saya sudah mulai panen, luas lahan persawahan yang ditanamnya padi sekira 20 hektar,"kata Nahaharo (69), petani sawah di Makukuet, Kamis (8/4/2021).

Irmida Taileleu (21), Warga Dusun Makukuet mengatakan, ini merupakan panen padi perdana di masa Covid-19, luas lahan yang saya gunakan untuk bersawah ada sekitar 1/4 hektar. Jenis bibit padi disemai adalah padi sokan. Padi yang dipanen sekarang ditanam sejak Desember 2020.

“Panen padi sudah dimulai sejak awal April lalu, sekarang ini baru dapat 1 karung isi 50 kilogram, masih banyak lagi padi yang mau dipanen. Kendala dalam panen sekarang cuaca, dimana sekarang curah hujan begitu tinggi, biasanya yang kami lakukan seberapa banyak padi yang dipanen hari ini, langsung dibersihkan dan dijemur, kalau cuaca tidak bagus maka panen padi diundur sampai cuaca bagus,"ungkapnya.

Renida Wati Saleleubaja (38), warga Dusun Mabolak mengatak Sejak November 2020 dia sudah mulai bertanam padi, sebelum bertanam padi lahan persawahan yang sudah lama tidak diolah, hal ini disebabkan karena Covid-19.

Sebelum membuka sawah selama Covid 19 fokus ke ladang bertanam jengkol dan tanam lainnya, bersawah baru dimulai pada bulan November. “Luas lahan 1/2 hektar tersebut bisa dapat 15 karung padi isi 50 kilogram dalam satu tahun hanya bisa dua kali bersawah, yakni bulan Juni dan November.


BACA JUGA