Pencairan BPNT Terlambat Karena Data Ganda

Pencairan BPNT Terlambat Karena Data Ganda Penerima BPNT di Sikakap sedang mengecek dana bantuannya di salah satu Briline di Desa Sikakap, Mentawai. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai tertunda karena masih ditemukannya penerima bantuan ganda sehingga Kamenterian Sosial harus melakukan verifikasi ulang data penerima BPNT.

Chrisnatalis Tarihoran, pendamping BPNT Kecamatan Sikakap mengatakan, jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai 1.012 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari para penerima itu, ada yang mendapat BPNT sekaligus Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Keterlambatan pencairan BPNT tidak hanya terjadi di Kecamatan Sikakap, tapi di seluruh Indonesia, hal ini disebabkan Kemensos menemukan banyaknya penerima bantuan ganda, misal si A menerima BPNT tapi dia juga salah satu penerima BLT Kemensos, Si B menerima bantuan BPNT, sementara dia juga menerima PKH, penerima BPNT di Kecamatan Sikakap 1.012 KK, ," kata Chrisnatalis, pendamping BPNT Kecamatan Sikakap, kepada Mentawaikita.com, Jumat (2/4/2021).

Dari 1.012 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT di Kecamatan Sikakap, yang baru keluar datanya setelah verifikasi sebanyak 48 KPM. Dia berharap bagi KPM BPNT yang belum keluar agar dapat bersabar sebab Kementerian Sosial lagu melakukan verifikasi ulang data penerima.

Bagi yang menerima bantuan ganda misalnya si A menerima BPNT sementara dia juga menerima BLT Kemensos, maka nama si A nanti akan dicoret disalah satu data penerima bantuan Kemensos.

"Sekali lagi kami mengimbau kepada KPM agar tetap bersabar sampai Kemensos selesai melakukan verifikasi data ulang," imbaunya.

Marni (57), salah seorang penerima BPNT Kecamatan Sikakap, mengatakan, di tahun 2020 bantuan BPNT berjalan lancer berupa bantuan sembako senilai Rp200 ribu. Sementara di tahun 2021 bantuan baru didapat untuk Januari.

"Saya hanya menerima satu bantuan saja yakni BPNT sementara suami tidak bekerja lagi, terus terang adanya bantuan BPNT saya dapat terbantu terutama sekali membeli beras, telur, minyak goreng, gula, teh, dan kopi, harapan saya agar bantuan BPNT ini cepat dicairkan kembali," harapnya.

BACA JUGA