Tak Penuhi Syarat, Pemekaran Desa Sinaka Tetap Dapat Dilakukan

Tak Penuhi Syarat Pemekaran Desa Sinaka Tetap Dapat Dilakukan Kantor Desa Sinaka (Foto : Dok.MentawaiKita)

SINAKA—Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai tak memenuhi syarat menjadi salah satu desa yang dimekarkan karena tidak memenuhi persayaratan jumlah penduduk sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Penataan Desa.

Meski begitu, Koordinator Penyerasian Rencana dan Program Pembangunan Daerah Khusus Direktorat Penyusunan Rencana dan Program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Muh. Jamil Budiono, mengatakan Desa Sinaka tetap dapat dimekarkan.

Jamil Budiono menyebutkan ada celah untuk pemekaran Desa Sinaka melalui Permen Desa Nomor 6 Tahun 2014 Perubahan Atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 yaitu pemerintah pusat dapat memprakarsai pembentukan desa yang mempunyai kekhususan dan strategis untuk kepentingan nasional.

“Jadi saya mewakili Kemendes pembangunan daerah tertinggal, ke Desa Sinaka itu adalah dalam rangka mensosialisasikan pemekaran desa untuk Kecamatan Pagai Selatan sebagai Kawasan Strategis Kawasan Khusus Nasional,” katanya kepada MentawaiKita.com saat berkunjung dalam rangka menginisiasi prakarsa pusat dalam pemekaran Desa di Mentawai, Selasa (30/3/2021)   

Sementara Kepala Desa Sinaka, Tarsan Samaloisa mengatakan tugas dirinya saat ini menyiapkan lokasi pusat desa pemekaran.

“Selain itu saya juga membuat berita acara kesepakatan dukungan dari masyarakat desa pemekaran dan surat pernyataan dukungan masyarakat antar desa induk dan desa pemekaran,” kata Tarsan.   

Berdasarkan data Kecamatan  Pagai Selatan Dalam Angka 2020 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini Desa Sinaka teridi dari 14 dusun berpenduduk 2.411 jiwa yang terdiri dari perempuan 1.147 dan laki-laki 1.264.


BACA JUGA