117 Warga Maileppet Telah Menerima BLT Tahap Pertama

117 Warga Maileppet Telah Menerima BLT Tahap Pertama Petugas menyerahkan bantuan kepada warga Maileppet yang sakit. (Foto: ist)

MAILEPPET-Sebanyak 117 warga Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama senilai Rp300 ribu  yang dibagikan langsung di kantor Desa Maileppet Selasa (23/3/2021).

"Pada Selasa, (23/3) Pemdes Maileppet telah mencairkan BLT kepada 117 warga Maileppet tahap pertama senilai Rp300 ribu dimana terhitung sebulan yakni Januari, bantuan ini langsung dibagikan kepada warga di kantor Desa, kecuali yang sakit akan kita serahkan di rumahnya, penerima ini akan menyerahkan persyaratan berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) setelah mengambil uang akan ada tanda tangan amprah guna pelaporan keuangan," kata Sekretaris Desa Maileppet Benediktus kepada Mentawaikita.com, Rabu (24/3/2021)

Anggaran BLT tahun ini untuk 117 kepala Keluarga di Desa Maileppet senilai Rp421 juta dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2021, untuk amprah penerima tahap pertama ini sudah dikirim ke Tuapeijat kemungkinan minggu depan akan cair lagi tahap kedua untuk BLT bulan Februari dan Maret bulan ini jadi tahap kedua ini akan diterima selama 2 bulan senilai Rp600 ribu.

"Kriteria yang tidak boleh menerima BLT ini yakni, dia mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), pengusaha, honor dan yang mendapat bantuan lagi dari Pemerintah, 117 KK ini betul betul mereka tidak mendapat bantuan dari mana pun," kata Benediktus.

Lanjut Benediktus, selain dana itu digunakan untuk BLT, Pemdes Maileppet juga menggunakan dana itu untuk 27 kelompok masyarakat diberbagai bidang yakni, pertanian, perikanan,UKM, peternakan, namun untuk tahap pertama pertanian cabe Rp20 juta, sawah kelompok satu Rp21 juta, kelompok kedua Rp18 juta.

Jadi masyrakat tinggal menerima barangnya yang fasilitasi membeli bibit dan peralatan, semuanya ditangani oleh Pemdes anggaranya belum cair. “Jika nanti fasilitas itu sudah diberikan akan tetap diawasi oleh tim dari Pemdes, ada tim yang monitoring bagaimana perkembangannya di lapangan,” ungkapnya.



BACA JUGA