UN dan Ujian Kesetaraan Ditiadakan

UN dan Ujian Kesetaraan Ditiadakan Kantor Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sikakap. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAPUjian Nasional, Ujian Kesetaraan dan Ujian Sekolah tahun ajaran 2020/2021 ditiadakan karena masih pandemi Covid-19. Hal itu sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2021.

Suharda, Pengawas Madya Dinas Pendidikan Kecamatan Sikakap Gugus 1 kepada Mentawaikita.com, Rabu (10/3/2021) menyebutkan, ada beberapa syarat kelulusan bagi siswa dan naik kelas yang dituangkan dalam SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pertama Ujian Nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan ditiadakan. Pada Poin kedua menerangkan bahwa UN dan Ujian Kesetaraan tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Poin tiga peserta didik dinyatakan lulus dari satuan atau program pendidikan setelah menyelesaikan program pembelajaran di masa Pademi Covid 19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester, memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik, dan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan dilaksanakan dalam bentuk portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap atau perilaku dan prestasi yang diperoleh sebelumnya seperti penghargaan hasil perlombaan dan sebagainya, penugasan, tes secara lutung atau daring, dan atau bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. Bagi SMK dapat mengikuti ujian kompetensi keahlian sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sementara ketentuan kenaikan kelas  pada akhir semester genap diantaranya portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap atau perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya seperti penghargaan, hasil perlombaan dan sebagainya, penugasan, tes secara luring atau daring, dan atau bentuk kegiatan penilaian yang diterapkan oleh satuan pendidikan.

Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar siswa yang bermanfaat, dan tidak perlu mengukur ketentuan kurikulum secara menyeluruh.

"Itulah syarat kelulusan dan kenaikan kelas dalam SE Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam masa pandemi Covid-19, keluarnya SE Mendikbud RI Nomor 1 tahun 2021 didasari perkenalan dengan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat maka perlu dilakukan langkah responsif yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir dan batin peserta didik, pendidik, dan tenaga pendidik," katanya.

Nofik Afriko, Kepala SMAN 1 Pagai Utara mengatakan, pengganti Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah yang sedang berlangsung sekarang, Ujian Sekolah tingkat SMA sederajat sudah dimulai sejak Senin (8/3/2021), lama ujian sekolah satu minggu, sementara ujian semester akan dilaksanakan pada Juni.

Siswa kelas XII dinyatakan lulus dilihat dari nilai rapor mulai semester satu sampai semester lima, ditambah nilai ujian akhir sekolah.

Jumlah siswa kelas XII SMAN 1 Pagai Utara yang terdaftar mengikuti Ujian Sekolah sebanyak 49 orang terdiri dari Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 17 orang, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 32 orang, jelasnya.

BACA JUGA