Harga Cabai di Sikakap Makin Pedas 

Harga Cabai di Sikakap Makin Pedas  Hen Tamar, pedangang bumbu masak di Desa Sikakap lagi membersihkan cabai rawit (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SiIKAKAP-Menjelang ramadhan berapa bumbu masak di Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai mengalami kenaikan harga. Hasil pengecekan yang dilakukan mentawaikita.com, ada beberapa bumbu masak yang mengalami kenaikan.

Harga cabai merah dari Rp45 ribu per kilogram naik menjadi Rp60 ribu per kilogram, bawang merah Rp30 ribu per kilogram naik menjadi Rp33 ribu per kilogram, daun seledri Rp25 ribu per kilogram naik Rp30 ribu per kilogram, bawang perai Rp15 ribu per kilogram naik menjadi Rp18 ribu per kilogram, sayur lobak Rp8 ribu naik Rp11 ribu per kilogram, minyak manis Rp13 ribu naik menjadi Rp14 ribu per kilogram. Sementara cabe rawit dari harga Rp80 ribu turun menjadi Rp60 ribu per kilogram, telur ayam burai Rp55 ribu per lapik turun menjadi Rp45 ribu per lapik.

Bumbu masak yang tidak mengalami kenaikan atau penurunan harga seperti tomat Rp10 ribu per kilogram, kentang Rp14 ribu per kilogram, bawang putih Rp30 ribu per kilogram, kunyit Rp15 ribu per kilogram, jahe merah Rp80 ribu per kilogram, jahe biasa Rp40 ribu per kilogram.

"Aduh, cabai merah kembali mengalami kenaikan dari harga Rp 45 ribu per kilogram sekarang sudah naik lagi menjadi Rp60 ribu per kilogram," kata Nanik (40) ibu rumah tangga, Kamis (4/3/2021) 

Kata Nanik, jelang bulan ramadan harga bumbu masak mengalami kenaikan, terutama sekali cabai merah naiknya mencapai Rp15 ribu per kilogram. "Sekarang ini yang bisa dilakukan kalau ingin memasak sambal dikurangi cabai merahnya biasanya satu ons dikurangi menjadi setengah ons, cabai merah merupakan kebutuhan pokok naik pun harganya tetap dibeli juga,"katanya.

Syur (56), ibu rumah tangga lainya mengatakan, naiknya harga cabai merah dan beberapa jenis bumbu masak lainnya ke bulan puasa itu sering terjadi. Buktinya satu bulan menjelang bulan ramadhan sudah mulai naik beberapa bumbu masak apalagi cabai merah harga sudah mulai pedas harganya.

"Harapan kami para ibu rumah tangga kepada pemerintah untuk dapat mengontrol harga kebutuhan bumbu masak dan kebutuhan pokok lainnya, apalagi sekarang ini masa Pademi Covid 19 ekonomi sangat merosot sekali apa yang dijual susah terjualnya," katanya.

Hen Tamar, pedagang bumbu masak di Desa Sikakap, ada beberapa bumbu masak mengalami kenaikan terutama cabai merah naik Rp15 ribu per kilogram, dari harga Rp45 ribu per kilogram naik menjadi Rp60 ribu per kilogram, sementara cabai rawit dari harga Rp80 ribu per kilogram turun menjadi Rp60 ribu.

"Naiknya harga cabai merah biasanya saya mendatangkan cabai merah dari Padang 100 kilogram habis dalam jangka satu Minggu, sekarang ini hanya 50 kilogram itu pun masih ada sisanya sekitar 8 kilogram lagi," tuturnya

Hen menambahkan, akibat Covid-19 penjualan agak turun biasanya tiap hari sebelum Covid-19 penjualan mencapai Rp5 juta kecuali hari pasar kapal masuk Rabu dan Minggu penjualan bisa mencapai Rp10 juta sampai Rp15 juta. “Sejak Pademi Covid 19 sekarang ini penjualan hanya Rp2 juta sampai Rp3 juta perhari, hal ini disebabkan karena orang yang dari luar Desa Sikakap tidak datang belanja ke Desa Sikakap,” ungkapnya.


BACA JUGA