Pemuda dari Bosua Diduga Cabuli Anak Di Bawah Umur Hingga Hamil 8 Bulan

Pemuda dari Bosua Diduga Cabuli Anak Di Bawah Umur Hingga Hamil 8 Bulan ilustrasi

TUAPEIJAT-Polres Kepulauan Mentawai telah menangkap seorang pemuda dengan inisial AS (22) yang merupakan warga Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tersangka AS ini diduga telah melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban perempuan di bawah umur berusia 17 tahun sampai hamil.

Informasi yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai Iptu Irmon, kejadian ini bermula pada Juni 2020 sekira pukul 08.00 WIB, tersangka melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan anak di bawah umur.

“Awalnya tersangka ini telah melakukan kebohongan terhadap korban dimana tersangka akan bertanggung jawab dan akan menikahi korban bila korban mau bersetubuh dengan tersangka. Atas dasar rangkaian kata-kata bohong tersebut, maka terjadilah perbuatan cabul dan persetubuhan,” terang Kasat Reskrim, Senin (1/3/2021).

Namun kata Irmon, sampai saat ini korban telah hamil kira kira 8 bulan dan tidak ada tanda-tanda tersangka akan bertanggung jawab, akibatnya orang tua korban tidak senang dan melaporkan ke SPKT Polres Kepulauan Mentawai. “Laporan polisi yang diterima itu dengan  nomor : LP / 11 / II / 2021 / SPK B tanggal 23 Februari 2021,” katanya.

Kemudian ditindaklanjuti dengan surat perintah penyidikan nomor : Sp.sidik / 06 / II / 2021 / reskrim tanggal 25 februari 2021. Kini tersangka sudah ditahan dijerat Pasal 81 ayat 1 jo pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 D jo pasal 76 E undang undang RI No. 23 thn 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana

 


BACA JUGA