Mentawai Sebagai Pulau Terluar Perlu Perhatian dari Sisi Keamanan

Mentawai Sebagai Pulau Terluar Perlu Perhatian dari Sisi Keamanan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet (kiri) menyambut Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada (kanan) yang berkunjung ke Mentawai, Rabu (24/2/2021). (Foto : Patrisius/MentawaiKita)

TUAPEIJAT-Kunjungan kerja Komandan Resor Militer 032/Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada ke Kabupaten Kepulauan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Rabu (24/2/2021).

Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, berharap kepada jendral bintang satu itu terkait dengan keamanan di Mentawai, apalagi daerah kepulauan termasuk daerah  Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) di Provinsi Sumatera Barat.

"Kami sangat bahagia menyambut kedatangan Danrem di Mentawai, kunjungan Bapak memberikan motivasi untuk membangun Kabupaten Kepulauan Mentawai ini," kata Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa selama ini Pemda Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan TNI dan Polri khususnya di Mentawai terjalin dengan baik. 

"TNI dan Polri, memberikan dukungan, pembangunan di sini berjalan lancar meski banyak kendala karena kondisi geografis," kata Yudas di Aula Bupati Mentawai Rabu, (24/2/2021).

Mentawai kata Yudas, adalah daerah yang terbuka, dia juga mengatakan kekurunan tetap terjalin kepada semua golongan. Tidak ada gesekan khamtibmas yang berarti. 

"Mentawai merupakan daerah kepulauan, mohon perhatian dari sini keamanan, Mentawai memiliki potensi yang besar dari sisi pariwisata,  ini menjadi perhatian kita untuk sisi keamanan, perlu mendapat perhatian dalam sisi keamanan," kata Bupati.

Yudas juga berpesan kepada Danrem untuk memberikan perhatian peluang kepada putra-putri Mentawai masuk militer. "Satu perhatian kita putra kepulauan ini ada peluang untuk menjadi TNI," katanya.

Masih terkait dengan keamanan di daerah kepulauan, Bupati menyinggung soal viralnya informasi penjualan pulau di internet, kemudian juga terkait dengan soal peredaran narkoba.

"Kemaren ada penjualan pulau, diketahui informasi bahwa yang menjual pulau tersebut warga asing, jangan coba-coba jual pulau, soal peredaran narkoba, ini harapan kami Pak Danrem pentingnya penguatan soal keamanan," kata Bupati.

Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada menceritakan bahwa jauh hari sebelumnya sudah merencanakan ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, namun dengan banyak kegiatan dan kondisi cuaca sehingga harus ditunda.

Menjadi PR baginya terkait dengan rekrutmen calon prajurit, kemudian TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dan soal keamanan pulau terluar.

"Ini banyak PR yang diberikan kepada saya bahwa di Mentawai ada tiga pulau terluar, kemudian ada keterlambatan pembangunan, koramil juga perlu ada tambahan, kita akan buat kajian untuk dilaporkan ke pimpinan atas soal itu, saya yakin Mentawai akan segera bangkit dan maju terus," kata Danrem 032/ Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada.

Arief Gajah Mada berpendapat bahwa di daerah multisuku itu biasanya cepat maju, dia juga memuji soal keberagaman di Mentawai.

"Di sini Mentawai) begitu indah, beragam suku, kita berharap dengan keberagaman, semua satu tujuan menjadikan Mentawai lebih cepat maju, juga wisatawan juga banyak ke sini, pendapatan daerah sehingga masyarakat menikmati hasilnya dan dengan kerja sama dengan Forkopimda," katanya.

Soal percepatan pembangunan di Mentawai Danrem 032 Wirabraja mengatakan bahwa untuk memacu percepatan pembangunan pihak Pemda disarankan untuk memilih karya bakti dari pada TMMD.

"Soal TMMD lebih bagus karya bakti karena bisa dilaksanakan setiap tahun, biar terus cepat terbuka, sehingga apa yang diharapkan bisa kita bantu semaksimal mungkin, kita di sini harus menjadi super tim karena dimana ada niat di situ ada jalan," kata Danrem.


BACA JUGA