Tahun Ini 31 Desa di Mentawai Akan Bertarung di Pilkades

Tahun Ini 31 Desa di Mentawai Akan Bertarung di Pilkades Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai lagi memberikan arahan dalam sosialisasi pemilihan kepala desa se-Pagai Utara Selatan. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP-Untuk tahun ini ada sebanyak 31 Desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan dilaksanakan pada  16 Juni 2021.

"Pilkades serentak di Kabupaten Kepulauan Mentawai akan dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2021 sebanyak 31 desa yang akan melaksanakan Pilkades,"kata Kortanius Sabeleake, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (23/2/2021)

Kortanius menyebutkan, pilkades merupakan pertarungan internal di desa bisa jadi pertarungan antar suku, untuk itu mari tetap menjaga  keamanan dan kerukunan antar masyarakat dan jauhi terjadinya konflik antar suku dan antar masyarakat.

"Pemilihan kepala desa tahun 2021 merupakan di masa pandemi Covid 19 untuk itu imbauan kami kepada masyarakat atau Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) tetap jalankan protokoler kesehatan seperti pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal 1 meter sampai 1,5 meter," katanya.

Sementara Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Kepulauan Mentawai Sukirman, , mengatakan, jumlah desa di Mentawai sebanyak 43 desa, yang akan melaksanakan pemilihan kepala Desa di 16 Juni mendatang sebanyak 31 Desa yang tersebar di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sebelum Pilkades harus dibentuk terlebih dahulu Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD), anggota P2KD jumlahnya harus ganjil bisa lima atau 7 orang terdiri dari unsur perangkat desa 1 orang, unsur lembaga kemasyarakatan paling banyak 2 orang, dan unsur tokoh masyarakat desa yang bersifat mandiri dan tidak berpihak paling banyak 4 orang.

Calon Kades minimal 2 orang maksimal 5 orang, dalam tahapan Pilkades yakni persiapan, pencalonan, pemungutan suara, dan penetapan dan pelantikan kepala desa terpilih. Azaz Pilkades sama dengan pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Pesan kami kepada P2KD jangan sekali-kali keluar dari aturan yang sudah tertulis seperti Perda, kalau ada masalah tolong langsung berkoordinasi dengan camat, atau kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa di tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kalau menemukan ada P2KD yang keluar dari aturan tertulis langsung saja panggil dan rapatkan langsung sebab dalam Pilkades BPD merupakan pengawas dalam pelaksanaan Pilkades," tegasnya.

Camat Sikakap Victor mengatakan, di Kecamatan Sikakap dari 3 desa dua desa akan melaksanakan Pilkades serentak yakni Desa Matobe dan Desa Taikako, sekarang ini lagi tahap persiapan dan penjaringan anggota P2KD.

Sementara di Kecamatan Pagai Selatan kata Andar Sabelau, Camat Kecamatan Pagai Selatan menyebutkan ada sebanyak tiga desa dari 4 desa di kecamatan Pagai Selatan. Tiga desa tersebut yakni Desa Malakopa, Bulasat, dan Makalo, sementara Desa Sinaka tidak,ungkapnya.

Camat Pagai Utara Gabriel Sakeru, menyebutkan, di Kecamatan Pagai Utara dari tiga Desa yakni dua desa akan melaksanakan Pilkades serentak yakni Desa Silabu dan Desa Betu Monga. "Imbauan kita kepada masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19 sebab Pilkades serentak yang dilaksanakan 16 Juni mendatang dimasa pandemi Covid-19, Selain itu tetap jaga kerukunan sesama masyarakat walaupun berbeda pilihan tapi tetap satu tujuan yakni mensukseskan Pilkades serentak tahun 2021,"katanya.

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kepulauan Mentawai nomor 9 tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa ada beberapa syarat yang wajib di penuhi oleh calon kepala desa yakni: ]

a. Warga Negara Indonesia.

b. Bertakwa kepada Tuhan yang maha esa.

c. Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-undang dasar 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka tunggal Ika.

d. Berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat.

e. Berusia paling rendah 25 tahun pada saat pendaftaran.

f. Bersedia dicalonkan menjadi kepala Desa.

g. Bersedia bertempat tinggal dipusat desa tempat pemilihan.

h. tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara.

i. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih, kecuali 5 tahu. Setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan pelaku kejahatan yang berulang-ulang.

j. Tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

k. Berbadan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh dokter di puskesmas atau rumah sakit.

l. Tidak sedang menjadi pengurus salah satu partai politik.

m. Tidak pernah sebagai kepala Desa selama 3 tahun masa jabatan.

Bagi yang menjadi pengurus partai politik harus ada surat pemberhentian dari partai politik yang bersangkutan.

31 desa yang ikut Pilkades tersebut yakni:

Kecamatan Pagai Utara 2 desa yaitu Desa Betu Monga, dan Desa Silabu, Kecamatan Pagai Selatan 3 desa yaitu Desa Malakopa, Bulasat dan Makalo.  Kecamatan Sikakap 2 Desa yaitu Desa Matobe, dan Desa Taikako

Kecamatan Sipora Selatan 6 desa yaitu Desa Bosua, Beriulou Nemnemleleu, Mara, Matobe, dan Saureinuk. Kecamatan Sipora Utara 6 desa yaitu. Desa Betu Monga, Goisooinan, Tuapejat, Sidomakmur, Bukit Pamewa, dan Sipora Jaya

Kecamatan Siberut Selatan 4 desa yaitu, Desa Muara Siberut, Maileppet, Muntei, dan Madobag. Kecamatan Siberut Utara 2 desa yaitu,  Desa Bojakan dan Siriloggui. Kecamatan Siberut Barat 2 desa yaitu, Desa Sigapokna dan a Simalegi. Kecamatan Siberut Barat Daya 1 desa yaitu. Desa Katurei. Kecamatan Siberut Tengah 3 desa yaitu. Desa Saibi Samukop, Cimpungan, dan Saliguma.

 

BACA JUGA