840 Tenaga Kesehatan di Mentawai Sudah Divaksin Sinovac Tahap Pertama

840 Tenaga Kesehatan di Mentawai Sudah Divaksin Sinovac Tahap Pertama Kadis kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar disuntikkan vaksin (Foto: ist)

MENTAWAI-Terhitung sejak Jumat (19/2) sebanyak 840 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah divaksin sinovac tahap pertama dari 1.379 tenaga kesehatan yang terdaftar di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Sudah 840 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai disuntik vaksin Covid-19, sementara jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai baik medis maupun non medis sebanyak 1.379 orang,"kata Lahmuddin Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, sekaligus Juru bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (20/2/2021)

Lahmuddin mengatakan  dari 840 orang tenaga kesehatan sudah divaksin covid-19 yang sudah divaksin dua kali 412 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia nomor:HK.02.02/II/368/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, dan penyitas covid-19 serta sasaran tunda, menerangkan bahwa lansia umur 60 tahun sudah bisa divaksin diberikan dua kali suntikan atau dosis dengan interval pemberian suntikan pertama dengan suntikan kedua 28 hari setelah suntikan pertama.

Kelompok komorbid seperti hipertensi boleh diberikan vaksin covid-19 kecuali jika tekanan darahnya diatas 180/110 MmHg, dan pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan sebelum meja skrening.

Penderita diabetes dapat disuntikan vaksin covid-19 sepanjang belum ada komplikasi akut, begitu juga dengan penyitas kanker dapat tetap diberikan vaksinasi covid-19.

“Sementara penyitas covid-19 dapat disuntikan vaksin jika sudah lebih dari 3 bulan, sementara ibu menyusui pada SE Kementerian Kesehatan Republik Indonesia nomor:HK.02.02/II/368/2021 boleh disuntikan vaksin,” jelasnya.

Sementara itu pendistribusian vaksin ke puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak ada masalah sama sekali. karena terjadi perubahan aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan tentang petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi.

 

BACA JUGA