Guru Positif Covid-19, Kapus Ingatkan Untuk Tidak PTM

Guru Positif Covid19 Kapus Ingatkan Untuk Tidak PTM Salah seorang pasien positif covid-19 dari guru SMAN 1 Siberut Utara saat masuk ke ruang karantina Puskesmas. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Sejak keluarnya aturan wajib swab test bagi penyelenggara pendidikan dalam rangka memutus mata rantai covid-19 di Mentawai, makin banyak dan terlihat kalau diunsur satuan pendidikan tidak aman dalam menjalankan pembelajaran di Mentawai.

"Hari ini ada penambahan satu orang kasus positif covid-19,” kata Kepala Puskesmas Sikabaluan, Marojahan Sitorus pada Mentawaikita.com, Senin (18/1/2021).

Lebih lanjut dikatakan Sitorus, sejak adanya instruksi bupati soal wajib swab test bagi penyelenggara pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA, di wilayah kerja Puskesmas Sikabaluan sudah merambah dan dinyatakan positif covid-19 ditiap tingkatan pendidikan. Pada 15 Januari 2021 untuk tingkat SD salah seorang guru di SDN 12 Monganpoula  berinisial OB terkonfirmasi positif covid-19 dan sedang menjalani karantina di ruang isolasi Puskesmas Sikabaluan.

Sebelumnya untuk di SMPN 1 Siberut Utara terkonfirmasi positif covid-19 salah seorang guru berinisial AR dan menjalani karantina mandiri di rumah karena di rumahnya dia tinggal sendiri. Akibat dari adanya gur di SMPN 1 Siberut Utara yang terkonfirmasi.covid-19, Elias Lai'ia selaku kepala sekolah mengurungkan rencana proses belajar tatap muka yang direncanakan 11 Januari karena hasil swab test atas guru yang berinisial AR pada Jumat, 8 Januari 2021 positif covid.

"Kita kembali pada PJJ (Pembelajaran Jarak jauh) hingga 14 hari ke depan hingga hasil semua guru dan staf negatif berdasarkan hasil swab,” katanya pada waktu di konfirmasi.

Hari ini, Senin (18/1/2021) untuk tingkat SMA yaitu di SMAN 1 Siberut Utara terkonfirmasi satu orang guru positif covid-19 berinisial AY. Pihak Puskesmas Sikabaluan langsung melakukan penjemputan pasien untuk menjalani karantina di ruang isolasi puskesmas Sikabaluan. Sehingga saat ini di ruang isolasi Puskesmas Sikabaluan terdapat dua orang pasien covid-19 yang menjalani karantina. 


BACA JUGA