Update 18 Januari: Ada Penambahan 9 Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Guru di Siberut Selatan

Update 18 Januari Ada Penambahan 9 Kasus Positif Covid19 dari Klaster Guru di Siberut Selatan Ilustrasi Covid-19. (Foto: Pixabay.com)

MUARASIBERUT-Hari ini Senin (18/1/2021) ada penambahan sembilan pasien positif Covid-19 di Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, berdasarkan hasil pemeriksaan swab Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Inveksi FK Universitas Andalas.

"Hari ini ada penambahan pasien Covid-19 sebanyak 9 orang, mereka adalah guru dan tenaga kontrak Dinas Pendidikan Mentawai Wilayah Siberut Selatan yang diambil sampel untuk tes swab pada 14 Januari lalu,” kata Nurhidayah, Kepala Puskesmas Muara Siberut, Senin (18/1/2020).

Menurut Nurhidayah, pasien yang positif umumnya baru kembali dari perjalanan dari Padang. Untuk memutus penyebaran Covid-19, Puskesmas Muara Siberut akan melakukan tracing melacak kontak erat dengan pasien positif.

Kontak erat di SMAN 1 Siberut Selatan terkonfirmasi 224 orang, di Komplek Yayasan Lentera sebanyak dua orang, dengan kontak erat pasien positiv pada Sabtu (16/1/2021) sudah dilakukan.

"Hari ini akan dilakukan penjemputan kepada sembilan pasien positif dan akan diisolasi di RS Pratama Siberut Selatan. Ruang khusus untuk isolasi pasien Covid-19 dapat menampung 25 orang, fasilitas lain untuk isolasi lengkap dan APD lengkap,” kata Nurhidayah.

Dia juga menegaskan Puskesmas Muara Siberut tetap akan dilayani jadi masyarakat dipersilakan datang ke puskesmas. “Silakan datang berobat ke Puskesmas Muara Siberut terutama yang mengalami demam, flu dan batuk silahkan akan dilayani, namun kalau gejalanya ke arah Covid-19 ada baiknya dicek untuk memastikan,” katanya.

Puskesmas Muara Siberut menurut Nurhidayah juga terus melakukan promosi kesehatan terkait Covid-19 melalui penuluhan mobile di tiga desa di Siberut Selatan terutama penyuluhan di tempat-tempat umum seperti sekolah, pasar dan rumah ibadah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan, dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19 khususnya guru, warga diimbau untuk tidak takut ikut tes swab untuk emmastikan kesehatan masing-masing. “Jangan takut, puskesmas tidak pernah mencovidkan pasien yang berobat, swab itu untuk deteksi dini melindungi diri dan keluarga," katanya.

BACA JUGA