491 KPM Di Pagai Selatan Terima Dana PKH Tahap Satu

491 KPM Di Pagai Selatan Terima Dana PKH Tahap Satu Ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari PKH lagi mencairkan bantuan di salah satu BRILink yang ada di Desa Sikakap. (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

PAGAI SELATAN-Sebanyak 491 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial, tahap pertama periode Januari sampai Maret.

"Sesuai dengan data yang kita terima dari Kementerian Sosial di Kecamatan Pagai Selatan tahun 2021 sebanyak 491 keluarga KPM dari Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama periode Januari sampai Maret 2021, besar dana yang diterima oleh Keluarga Penerima tidak sama, besar dana yang diterima sesuai dengan besar tanggung yang diterima," kata Ridno Darmawanto, pendamping PKH Kecamatan Pagai Selatan, Kamis (14/1/2021).

Lebih lanjut Ridno menyebutkan, pencairan bantuan PKH empat tahap, tahap pertama periode Januari sampai Maret dananya sudah bisa dicairkan langsung oleh KPM di BRI atau melalui BRILink, sebab dana PKH langsung masuk ke dalam rekening KPM, sementara tugas pendamping hanya memantau saja.

Tahap kedua periode April sampai Juni, tahap ketiga periode Juli sampai September, dan tahap keempat periode Oktober sampai Desember.

Ada beberapa kategori penerima bantuan PKH, pertama ibu hamil dan balita besar bantuan PKH yang diterima Rp 250 ribu per bulan, bantuan untuk anak sekolah mulai dari SD sampai SMA besar bantuan dana yang diterima tingkat SD Rp75 ribu per bulan perorang tingkat SMP Rp125 ribu per bulan perorang, dan tingkat SMA Rp166 ribu per bulan untuk perorang.

Kategori lansia umur diatas 70 tahun besar bantuan PKH diterima Rp200 ribu per bulan, dan kategori disabilitas besar bantuan PKH diterima Rp200 ribu per bulan. Setiap penerima PKH diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dana PKH langsung di salurkan ke dalam rekening masing-masing KPM.

"Dalam pencairan dana PKH tidak ada pemotongan sama sekali, dana tersebut utuh diterima oleh KPM, harapan saya sebagai pendamping PKH di Kecamatan Pagai Selatan bagi KPM pergunakanlah dana tersebut sebaik mungkin, apa lagi sekarang ini masa pandemi Covid-19, gunakan dana itu untuk keperluan rumah tangga dan anak sekolah seperti untuk beli buku tulis, tas, sepatu dan lainnya, Januari 2021 sudah mulai masuk semester genap tahun ajaran 2020/2021,"katanya.

Albinus (49), warga Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Salah Sorang KPM, menyebutkan, besar bantuan PKH yang diterima tahap satu periode Januari sampai Maret sebesar Rp1,1 juta, kategori anak sekolah dengan tanggung tiga orang, satu orang tingkat Sekolah Dasar (SD), dan dua orang tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Bantuan PKH langsung masuk kedalam rekening melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pemotongan dana PKH tidak ada. “Bantuan Dana PKH sudah saya ambil dan akan dipergunakan untuk keperluan anak sekolah, untuk beli seragam sekolah anak, sepatu, tas, buku, pena dan pensil, kalau masih ada sisa dana PKH akan digunakan untuk beli beras, gula dan lainnya. Di Desa Makalo, tidak ada BRILink maka untuk pencairan dana PKH tahap satu saya terpaksa harus pergi ke Desa Sikakap, dengan naik boat dengan sewa Rp50 ribu pulang pergi,"jelasnya. 


BACA JUGA