Sejumlah Sekolah di Mentawai Siapkan Syarat Pembelajaran Tatap Muka

Sejumlah Sekolah di Mentawai Siapkan Syarat Pembelajaran Tatap Muka Siswa SMAN 1 Siberut Selatan berkumpul di depan kelas mendengar arahan dari kepala SMAN 1Siberut Selatan, Kristin Filiana Maringga saat hari pertama sekolah tatap muka. (Foto: Hendrikus Bentar/Mentawaikita.com)

PANATARAT--Sejumlah sekolah di Mentawai tengah menyiapkan syarat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) semester genap 2020/2021. Sembari menunggu hasil tes swab guru dan pegawai, sekolah juga sudah menyiapkan fasilitas untuk memenuhi protokol kesehatan.

Wakil Kepala Bagian Kurikulum SMKN 3 Mentawai, Robby Saputra mengatakan, seperti tertuang dalam Surat Edaran Bupati Mentawai No. 420/1/BUP-2021, ada beberapa syarat yang perlu disiapkan sekolah untuk penyelenggaraan PTM di semester genap yakni menyiapkan fasiltas sekolah sesuai protokol kesehatan Covid-19, serta semua guru dan pegawai sekolah wajib mengikuti swab tes dengan dipastikan hasilnya negatif.

Saat ini SMKN 3 Mentawai sudah menyiapkan masker untuk guru dan siswa, tempat mencuci tangan di setiap kelas dan kantor guru, alat pengukur suhu tubuh. “Sementara surat izin untuk belajar tatap muka dari wali atau orang tua siswa sedang pengumpulan berkas, terakhir tanggal 13 Januari,” kata Robby pada Senin (11/1/2021).

Menurut Robby, dari 33 guru dan pegawai sekolah yang ada, tinggal 7 orang yang sedang menunggu tes swab di Puskesmas Sikakap. “Mudah- mudahan semuanya bebas Covid-19,” katanya.

Jika hasil tes swab negatif dan surat izin wali murid sudah dikirimkan semua dan semua syarat untuk sekolah tatap muka sudah dipenuhi maka Disdikbud Provinsi Sumbar Cabang VIII Wilayah Mentawai akan datang survei pada 17-20 Januari melihat kelayakan sekolah menyelenggarakan PTM, jika sudah memenuhi syarat akan terbit izin. "Sambil menunggu rekomendasi PTM dari Disdikbud saat ini siswa masih pembelajaran jarak jauh (PJJ) sistim luring,” ujarnya.

Selain SMKN 3 Mentawai, SMAN 2 Sikakap juga menunggu hasil tes swab tenaga pendidik dan pegawai TU sekolah yang berjumlah 26 orang. Sementara untuk penyediaan sarana sesuai protokol kesehatan sudah disiapkan, jelas Kepala SMAN 2 Sikakap kepada Mentawaikita.com, Senin (11/1/2021).

“Tentang izin orang tua / wali siswa yang tidak setuju bahwa anaknya sekolah tatap muka maka pihak sekolah tidak banyak komentar karena itu hak orang tua, bagi orang tua siswa yang tidak setuju maka akan tetap diberikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), bagi yang izin akan dilanjutkan dengan PTM,” katanya.

Sementara di SMAN 1 PUS, pihak sekolah juga masih menunggu giliran tes swab untuk para guru dan staf yang berjumlah 48 orang. “Mudah-mudahan semua aman, menunggu swab saat ini pembelajaran masih jarak jauh,” jelas Musyofah, Kepala SMAN 1 PUS.

Sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMAN 1 Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai telah dilaksanakan sejak Senin (11/1/2021) sesuai dengan surat izin Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Wilayah VIII Kabupaten Kepulauan Mentawai yang sebelumnya diusulkan oleh SMAN 1 Siberut Selatan.

"Hari ini kehadiran siswa sudah 85 persen selebihnya mereka masih ada di kampung khususnya perkampungan jauh, sesuai dengan izin kita sudah bisa melaksanakan PTM dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan SOP, siswa sudah datang namun saat ini siswa belum bisa melaksanakan PTM karena baru masuk dan masih tahap pembagian lokal," kata Kepala sekolah sekolah SMAN 1 Siberut Selatan, Kristin Filiana Maringga kepada Mentawaikita.com, Senin (11/1/2021)

Di hari pertama sekolah tatap muka, Kristin menyebutkan ada 20 siswa yang tidak memakai masker dan sekolah memberikan masker serta memberi peringatan agar memakai masker saat sekolah tatap muka. “Siswa juga dilarang meminjam alat tulis kawannya serta tidak ada jam istirahat serta praktik  olahraga. Jam pelajaran juga diperpendek masuk jam 7.30 WIB dan keluar jam 11.00 siang,” katanya.

SMAN 1 SIberut Selatan juga memiliki 30 orang yang tergabung dalam tim satgas yang tugasnya mengontrol pelaksanaan protokol kesehatan selama PTM berlangsung.

Sementara di SMA Lentera Mentawai belum bisa melaksanakan PTM sebab sekolah masih dalam tahap persiapan sarana prokes dan tahap pengambilan tes PCR bagi guru. Kepala SMA LEntera Mentawai Emilius Hansa mengatakan PTM rencana akan dilakukan Senin depan (18/1/2021).

"Sekolah SMA Lentera Mentawai untuk minggu ini belum bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sebab saat ini masih dalam persiapan prokes yakni alat termogan, tempat cuci tangan, poster edukasi ditempel di kelas, dan persiapan APD," kata Emilius.

Penulis: LEo Marsen dan Hendrikus Bentar 

BACA JUGA