Satu Orang Guru Positif Covid-19, SMPN 1 Siberut Utara Batal Sekolah Tatap Muka

Satu Orang Guru Positif Covid19 SMPN 1 Siberut Utara Batal Sekolah Tatap Muka Ilustrasi Covid-19. (Foto: Pixabay.com)

SIKABALUAN-Rencana SMPN 1 Siberut Utara untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)  pada Senin (11/1/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19 dipastikan batal. Hal ini sehubungan dengan masih adanya kasus positif Covid-19 dari klaster guru.

"Target kita awalnya bila semua guru dan staf negatif setelah mengikuti swab tes akan melaksanakan pembelajan tatap muka, sepertinya batal kita laksanakan hingga dua minggu ke depan," kata Elias Lai'a, Kepala SMPN 1 Siberut Utara pada Mentawaikita.com, Jumat (8/1/2021).

Meski tidak dapat melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka, berdasarkan Surat Edaran bupati Mentawai Mentawai Nomor :420/1/BUP-2021 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Semester Genap Tahun ajaran 2020/2021 dalam bentuk PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). "Dua minggu ke depan kita tetap belajar dengan sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," katanya.

Sebelumnya dikatakan Elias, bila ada yang positif Covid-19 dari pihak majelis guru atau staf maka  proses belajar mengajar secara tatap muka dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) batal dilakukan dan akan dilakukan swab ulang kembali kepada semua guru dan staf 14 hari ke depan hingga hasil labor menyatakan negatif semua.

Berdasarkan laporan dari Labor Unand Padang pada, Jumat (8/1/2021) hasil pemeriksaan sampel swab test yang dikirim Puskesmas Sikabaluan sebanyak 14 sampel yang dikirim pada Selasa (5/1/2021), dinyatakan satu orang positif.

"Kita langsung melakukan penjemputan dan pasien sedang menjalani karantina di ruang isolasi Puskesmas Sikabaluan," kata Sertu. Kennedy F Purba, selaku tim Satgas Covid-19 Siberut Utara.

Pasien guru tersebut merupakan pasien positif Covid-19 pertama tahun 2021 di wilayah Puskesmas Sikabaluan dan pasien keempat dari klaster SMPN 1 Siberut Utara, dimana pada Desember 2020 lalu sudah ada tiga orang yang terpapar Covid-19.

Dengan bertambahnya satu orang positif Covid-19 di wilayah Puskesmas Sikabaluan, dari 2020 hingga awal 2021 jumlah pasien postif covid-19 yang pernah dikarantina mandiri dan diisolasi di Puskesmas Sikabaluan sebanyak 15 orang. 

BACA JUGA