Kecewa BLT Provinsi Tak Lanjut, Warga Ogah Memilih Gubernur dan Wakilnya 

Kecewa BLT Provinsi Tak Lanjut Warga Ogah Memilih Gubernur dan Wakilnya  Seorang pemilih memasukkan surat suara kedalam kotak surat suara di TPS 05 Sikabaluan. (Foto: Bambang/Mentawaikita.com)

SIKABALUAN-Pasangan nomor urut 1, Mulyadi-Ali Mukhni pada pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat pada Rabu, 9 Desember 2020 di TPS 03 Muara Sikabaluan yang berlokasi di Dusun Puran Kecamatan Siberut Utara dengan perolehan 27 suara.

Sementara untuk nomor urut 2, Nasrul Abit-Indra Catri memperoleh 21 suara, pasangan nomor urut 3, Fakhrizal-Genius Umar memperoleh 2 suara dan pasangan nomor 4, Mahyeldi-Audi Joinaldy memperoleh 10 suara.

"Antusias masyarakat untuk datang memilih rendah karena pasangan calon ataupun tim pemenangan sepertinya tidak turun di masyarakat untuk memberikan sosialisasi,” kata Yosapat Sagurung, salah seorang anggota KPPS kepada Mentawaikita.com Rabu (9/12/2020).

Lebihlanjut dikatakan Yosapat, dari 101 orang yang terdaftar di DPT hanya 64 orang yang memberikan hak suara pada pemilihan. Dari 64 orang yang memberikan suara, 60 suara sah dan 4 suara tidak sah. "Artinya ada sekira 37 orang yang tidak memberikan hak pilih,” katanya.

Terkait dengan rendahnya antusias pemilih, dikatakan Yosapat tergantung dari masyarakat setempat karena dari pihak penyelenggara sudah memberikan sosialisasi kapan pelaksanaan pemilihan. "Itu dari masyarakat lagi", katanya.

Hermanto, salah seorang warga mengatakan kurangnya antusias masyarakat untuk memberikan hal pilih karena ada kekecewaan terkait dengan bantuan dana covid-19 seperti tidak berlanjutnya bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Provinsi Sumatera Barat. "Untuk bantuan di Kemensos dan Desa berlanjut tapi kenapa di provinsi tidak. Ini yang membuat masyarakat kecewa,” katanya. 


BACA JUGA