Pemda Mentawai Usulkan 889,8 miliar APBD 2021

Pemda Mentawai Usulkan 8898 miliar APBD 2021 Rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap RAPBD Mentawai 2021. (Foto: Patris/Mentawaikita.com)

TUAPEIJAT-Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, telah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (R-APBD) 2021 dalam paripurna DPRD pada Kamis, (18/11/2020). Dalam struktur APBD Mentawai 2021, Pemda Mentawai targetkan pendapatan senilai Rp889,8 miliar.

RAPBD tersebut kini telah disetujui DPRD Mentawai untuk dilanjutkan pada tahap pembahasan bersama OPD yang telah dimulai hari ini. Target pendapatan tersebut terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp50,7 miliar. PAD tersebut ditarget bersumber dari pajak daerah Rp9.7 miliar, retribusi Rp15,3 miliar dan dari pengelolaan kekayaan daerah senilai Rp12,6 miliar, serta lain-lain  PAD yang sah senilai Rp13 miliar.

Pendapatan lain dari transfer senilai Rp810 miliar. Pendapatan transfer tersebut berasal dari transfer Pemerintah Pusat (DAU, DAK, DBH) senilai Rp777 miliar, kemudian transfer antar daerah yang merupakan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi senilai Rp32,9 miliar dan pendapatan lain yang sah senilai Rp29 miliar.

Pada struktur RAPBD 2021, Pemda Mentawai targetkan belanja daerah ditargetkan senilai Rp889,7 miliar. Terdiri dari belanja operasi senilai Rp571,8 miliar yang terbagi pada belanja pegawai Rp319,5 miliar, belanja barang dan jasa Rp233,7 miliar, belanja subisidi senilai Rp11 miliar.

Pada belanja daerah dalam RAPBD 2020 juga terdapat belanja modal senilai Rp195,2 miliar yang kemudian terbagi pada belanja modal peralatan dan mesin senilai Rp43,3 miliar, belanja modal gedung dan bangunan Rp29,3 miliar, belanja modal jalan, jaringan dan irigasi senilai Rp122,5 miliar. Balanja daerah juga dan belanja tak terduga dengan nilai anggaran Rp120,6 miliar.

Kemudian dalan RAPBD Mentawai 2021, pada pembiayaan ditargetkan senilai Rp8,05 miliar dalam hal ini dari (SilPa). “Postur APBD 2021 itu sekira Rp800 miliar lebih, ada sekira Rp200 juta berkurang dari pemerintah pusat, program prioritas pada 2021 masih fokus pada penanganan covid, pemulihan ekonomi, melanjutkan pembangunan infrakstruktur termasuk jalan  trans Mentawai,” kata Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake usai mendengar penyampaian pemandangan umum fraksi di DPRD.

Pada penyampaian pemandangan umum fraksi, DPRD mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) Mentawai pada pembangunan yang sudah ada dapat dimanfaatkan masyarakat seperti jembatan yang sudah ada dibeberapa daerah (Saibi dan Puro) tetapi jalan belum diperbaiki untuk akses satu daerah ke daerah yang lain. 


BACA JUGA