Pemerintah Bangun Jalan dari Tunang Tuggut ke Mabulau Buggei Sepanjang 1,9 Km

Pemerintah Bangun Jalan dari Tunang Tuggut ke Mabulau Buggei Sepanjang 19 Km Alat berat sedang bekerja memperlebar jalan di Dusun Tunang Tuggut, Saumanganya, Pagai Utara, Mentawai. (Foto: Leo/Mentawaikita.com)

MABULAUBUGGEI-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Mentawai membangun jalan dari Dusun Tunang Tuggut ke Dusun Mabulau -Buggei Desa Saumanganya Kabupaten Kepulauan Mentawai sepanjang 1,9 kilometer.

Febrinaldi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Mentawai mengatakan, tahun ini jalan non status dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai sepanjang 5,8 km di dua titik, Saumanganya - Manganjo sepanjang 3,8 km dan di Tunang Tuggut menuju Mabulau-Buggei sepanjang 1,9 km, anggaran terserap sebesar Rp4,2 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK Afirmasi).

Sementara itu jalan dari Saumanganya ke Manganjo sepanjang 3,8 km sudah selesai, lebar badan jalan 12 meter ditambah saluran air kiri-kanan 1 meter, pekerjaan saat ini sedang penimbunan urugan pilihan, dan lanjutannya sedang pembukaan jalan dari Tunang Tuggut ke Mabulau Buggei yang progressnya sudah 700 meter.

‘’Pekerjaan mulai 25 September, lebar jalannya sama juga di Manganjo-Saumanganya 12 meter di tambah 1 meter saluran air kiri - kanan. Setelah jalan tersebut dibuka akan ditimbun urugan pilihan, Jika tidak ada halangan atau cuaca penghujan, November tahun ini jalan sudah bisa dilalui,’’ katanya Kamis (15/10/2020).

Untuk Kabupaten Mentawai sejak 2019 hingga 2020 hanya dapat empat titik kategori jalan non status dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, DAK Afirmasi pada 2019  untuk jalan Silabu-Maguiruk Kecamatan Pagai Utara sepanjang 5,8 km, tahun ini  Saumanganya-Manganjo dan Tunang Tuggut - MabulauBuggei sepanjang 5,8 km. Tahun depan  jalan jalur 6 Taikako hilir - Silaoinan sampai ke jalan Trans Sibai-bai- Mabolak sepanjang 4,7 km dan kemudian di Desa Matobe sepanjang 5 km.

‘’Empat titik jalan non status ini akan menjadi jalan kabupaten, ke depannya akan di cor beton anggarannya juga dari dari DAU APBD Mentawai. Azas manfaat dari jalan tersebut secara otomatis ekonomi masyarakat ada perubahan dan peningkatan kendaraan roda empat sudah dapat melintas untuk angkut hasil tani," katanya.

Stewart Syam, Kepala Dusun Mabulau-Buggei Desa Saumanganya Kecamatan Pagai Utara menyebutkan sekira dua tahun lalu pihak PUPR datang untuk survei rencana jalan yang akan dibangun, dengan hasil survei tersebut warga pemilik lahan sepanjang jalan yang akan dibangun setuju dan membuat surat kesepakatan sama juga dengan warga Dusun Tunang Tuggut.

"Saat ini sudah ada alat berat sedang buka jalan dari Tunang Tuggut menuju ke Mabulau Buggei, pemilik lahan atau masyarakat antusias dengan adanya jalan tersebut, mudah-mudahan tidak ada hambatan dari pemilik lahan," ujarnya.

Karena jalan selama ini yang dilintasi kendaraan roda empat adalah jalan P2 D Mandiri,PNPM dan jalan ADD, jalan sudah mulai berlubang dan pecah-pecah. "Mudah-mudahan tahun ini jalan non status ini rampung sudah dapat dimanfaatkan masyarakat dan juga harapan masyarakat adanya jalan ini sudah dapat dibangun jaringan penerangan dari PLN, jalan ini akan dilintasi oleh warga empat dusun yakni Mapinang Utara, Pinairuk, Beubukku dan Mabulau-Buggei karena pelabuhan kapal laut antar pulau ada di Pasapuat juga kalau mau ke Sikakap juga lewat jalan tersebut,’’ katanya.

 

BACA JUGA