Tak Pakai Masker, 40 Warga di Sikakap Dikenai Sanksi

Tak Pakai Masker 40 Warga di Sikakap Dikenai Sanksi Seorang pengendara yang melintasi jalan raya SIkakap, Mentawai terjaring razia karena tidak memakai masker, Senin (12/10/2020). (Foto: Supri/Mentawaikita.com)

SIKAKAP--Sekitar 40 pengguna jalan raya di Desa Sikakap Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai terjaring razia Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Senin (12/10/2020). Mereka dikenai sanksi duduk di selokan dan melakukan push up.

Danramil 04 Sikakap, Kapten INF Putra Damanik mengatakan meskipun TNI-Polri dan Satpol PP SIkakap sudah sering melakukan razia namun masih saja ada warga yang terjaring, hal ini menandakan kesadaran warga masih rendah untuk menerapkan protokol kesehatan.

Selama ini, tim Satgas Penanganan Covid-19 Sikakap dan aparat baru memberikan sanksi kepada warga yang melanggar protokol kesehatan misalnya push up, membaca Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Menurut Kapten INF Putra Damanik, meskipun sudah ada Perda AKB yang memuat adanya denda bagi pelanggar protokol kesehatan, namun sanksi tersebut masih belum diterapkan karena kondisi ekonomi masyarakat.  

Ipda Yanuar, Waka Polsek Sikakap, mengatakan sebenarnya kesadaran masyarakat Desa Sikakap untuk memiliki masker sudah 90 persen, tapi kesadaran masyarakat dalam memakai masker baru sekitar 50 persen. ‘’Masyarakat yang terjaring razia ditanya rupanya memiliki masker, tapi maskernya disimpan dalam saku atau dalam tas, kalau ada razia barulah semua mamakai maskernya,’’ katanya.

 Sementara Nirhan (40), warga yang terjaring razia, mengaku memiliki masker namun lupa memasangnya. Dia juga mengaku tidak tahu ada Perda AKB.

BACA JUGA