Mangkir 5 Tahun Dari Tugas, Satu Anggota Polres Mentawai Dipecat Secara Tak Hormat

Mangkir 5 Tahun Dari Tugas Satu Anggota Polres Mentawai Dipecat Secara Tak Hormat Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Mu'at memberhentikan anggota yang mangkir lima tahun, saat pemberhentian Bripda Alfarabi Lubis tidak hadir dalam acara tersebut. (Foto: Dok Polres Kepulauan Mentawai)

TUAPEIJAT-Lima tahun tak menjalankan tugas sebagai anggota polisi di Polres Kepulauan Mentawai, Brigadir Polisi Dua (Bripda) Alfarabi Lubis dipecat dari keanggotaannya sebagai Polri. Akibat pemecatan tersebut dia tak mendapatkan hak pensiun, dan nilai tunai Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). 

Bripda Alfarabi Lubis melanggar Pasal 14  ayat 1 huruf (a) PP RI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian RI, dimana yang bersangkutan meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari kerja secara berturut-turut.

Pemberhentian tidak hormat terhadap Bripda Alfarabi Lubis dilaksanakan di halaman Mapolres Mentawai, Senin (28/9/2020) yang dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Mu’at yang menjabat saat ini. 

Pemberhentian terhadap Bripda Alfarabi Lubis dari anggota kepolisian terhitung sejak 4 Juli 2020 dan diteken langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Toni Harmanto.

Bripda Alfarabi Lubis merupakan anggota yang dipindahkan dari Polres Solok. “Dari mulai dia pindah ke Mentawai sampai dilaksanakannya sidang kode etik profesi dia tidak pernah hadir, tidak pernah melaksanakantugas,” kata Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Mu’at.

Upacara pemberhentian anggota secara tidak hormat tersebut kata Kapolres sebagai wujud ketegasan pimpinan kepada anggota yang tidak melaksanakan tugas dengan baik. “Menjadi pelajaran kepada yang lain, tentunya ada tahapan Pasal 3 PP Nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri itu 3 kali, diputuskan tiga kali dari sidang disiplin kemudian dilakukan sidang profesi, kemudian pada pasal 4. Selama 30 hari bertuturut itu bisa direkomendasikan pelaksanaan kode etik apalagi lebih dari itu,” kata AKBP Mu’at.

Kapolres berharap anggota polisi yang lain memiliki motivasi yang tinggi dan tugas yang lebih baik lagi. “Karena kita tahu menjadi anggota polri susah, ribuan warga masyarakat berbondong menjadi anggota polri,”kata Kapolres.


BACA JUGA