1.847 Warga Pagai Utara Selatan Terima Bantuan Sosial Tunai

1847 Warga Pagai Utara Selatan Terima Bantuan Sosial Tunai Warga Pagai Utara Selatan mencairkan BST Kemensos di Kantor Pos Sikakap (Foto : Leo/MentawaiKita)

SIKAKAP- Sebanyak 1.847 warga Pagai Utara dan Selatan menerima Bantuan Sosial Tunai (BST)  dampak Covid-19 tahap II dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Kantor Pos Cabang Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Vobby, Ketua Tim Penyalur PT. Pos Divisi Regional Sumbar Riau mengatakan, bantuan uang tunai dari Kemensos tahap II untuk warga PUS dibagikan di Kantor Pos Cabang Sikakap mulai Senin (21/9/2020) hingga Jumat (25/9/2020).

Vobby menyebutkan, jumlah bantuan yang diterima warga penerima tahap II ini Rp900 ribu per KK. Terkait keberlanjutan bantuan Kemensos ini ke depan, Vobby mengaku tak mengetahuinya. 

“Kami hanya penyalur saja, kalau ada bantuan lagi akan disalurkan,” katanya pada Kamis (24/9/2020).

Untuk mematuhi protokol kesehatan aman Covid-19, penyaluran bantuan dilakukan dengan jadwal yang sudah digilir untuk 10 desa yang ada di Pagai Utara, Pagai Selatan dan Sikakap. 

"Sebelumnya informasi sudah disampaikan oleh petugas Kemensos di lapangan," ujarnya.

Antrean pengambilan bantuan uang tunai dilakukan mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB. Warga penerima wajib membawa KTP dan foto kopi KK serta wajib memakai masker. 

"Jika masih ada warga desa lain jadwalnya tidak datang, boleh datang pada jadwal desa lain, kalau tidak diambil maka uang akan dikembalikan lagi  (ke kas Negara) dan dibawa kembali ke Padang,  batasnya Jumat (25/9/2020),” katanya.

Gaya (40), salah seorang penerima BST dari Dusun Mabulau Buggei, Kecamatan Pagai Utara, membenarkan bantuan yang mereka terima sebanyak Rp900 ribu.

"Soal banyak yang saya terima tidak persoalan  yang penting masih ada data kami, mana tahu masih ada lanjutannya lagi di tahun ini karena masih sulit ekonomi karena virus Corona semua hasil komoditi sebagai penghasilan tani seperti  cengkeh, kelapa, ikan laut dan lobster masih murah dampak semua ini karena virus,syukurlah ada bantuan dari Pemerintah untuk tambahan biaya rumah tangga" katanya.

BACA JUGA