Mentawai Berada di Zona Kuning Covid-19

Mentawai Berada di Zona Kuning Covid19 Peta zona corona Sumbar

PADANG—Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini berada pada zona kuning Covid-19 berdasarkan rilis  dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hari ini, Jumat (25/9/2020). Mentawai berada di Zona kuning  yang berarti memiliki risiko rendah Covid-19 bersama tujuh kabupaten/kota lain yakni Padang Panjang, Kota Solok, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Solok Selatan

Jasman Rizal, Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar melalui rilisnya pada Jumat (25/9/2020)  menyatakan berdasarkan evaluasi dan perhitungan dari 15 indikator Kesmas, terjadi perobahan zonasi daerah. Zonasi daerah ini mulai berlaku sejak 20/9/2020 hingga 26/9/2020.  “Pada 27 September,  akan diumumkan lagi status zona daerah berdasarkan indikator yang telah ditetapkan,” katanya.

“Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-28 ini, kita berharap kabupaten/kota dapat menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya menyesuaikan dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan,” katanya menambahkan.

Sementara itu ada dua daerah di Sumbar yang berstatus zona merah yakni Kota Padang dan Agam. Sementara Sembilan daerah lainnya di zona oranye atau risiko sedang yakni Bukittinggi, Payakumbuh, Sawahlunto, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pariaman, Pasaman Barat dan Dharmasraya.

Sementara itu, data update per hari ini sampai pukul 06.00 WIB, hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh penanggungjawab Laboratorium Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa dari 3.831 spesimen yang diperiksa Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand 3.683 spesimen dan Laboratorium Veteriner Baso 148 spesimen, didapat hasil sementara 209 orang terkonfirmasi positif dan sementara sembuh 54 orang.

Sebarannya terdapat dari hasil pemeriksaan di Bandara BIM 2 orang, Kota Padang 119 orang, Bukittinggi 26 orang,  Agam 21 orang, Padang Panjang 15 orang, Pasaman Barat 7 orang, Pesisir Selatan 7 orang, Kabupaten Solok 4 orang, Kota Pariaman 3 orang, Padang Pariaman 2 orang, Payakumbuh 2 orang dan Sijunjung 1 orang.


BACA JUGA